Pengertian RAM, Fungsi dan Jenis-jenis RAM

RAM Smarpthone

Berbicara tentang RAM, perlu diketahui bahwa RAM adalah komponen paling vital pada sebuah perangkat, karena berfungsi untuk memproses data yang masuk ke memori.

Kemampuan RAM disesuaikan dengan kapasitas dan kecepatan akses datanya. Artinya, semakin besar RAM yang digunakan, maka akan semakin cepat pula komputer bekerja.

Dari segi jenis, RAM ada beberapa macam, yaitu DRAM, SRAM, RDRAM, ,SDRAM, FPM DRAM RAM, dan beberapa lagi yang lainnya. Untuk mengetahui detail informasi tentang RAM, pastikan Anda membaca ulasan di bawah ini.

Apa Itu RAM?

RAM komputer

RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data saat perangkat seperti smartphone, komputer atau laptop sedang dijalankan dan bisa diakses secara acak.

Sederhananya, RAM merupakan tempat penyimpanan memori yang bersifat sementara tatkala komputer tengah digunakan. Dengan kata lain, memori penyimpanan RAM tidak bersifat permanen. Oleh karena itu, RAM akan kembali kosong ketika komputer mati dan akan kembali bekerja ketika komputer dinyalakan.

Sebagai contoh, ketika Anda mengetik sebuah dokumen menggunakan Microsoft Word, lalu tiba-tiba Anda menutupnya tanpa menyimpan terlebih dahulu. Nah, nantinya dokumen yang Anda ketik akan tersimpan di dalam memori RAM. Ketika ingin membuka dokumennya, cukup melalui history terakhir dari Microsoft Word tadi.

Apa Fungsi RAM?

Perlu diketahui bahwa RAM berfungsi mempercepat proses pembacaan data pada perangkat. Oleh karena itu, semakin besar kapasitas RAM yang digunakan, maka kinerja perangkat tersebut akan semakin cepat pula. Selain itu, RAM juga memiliki beberapa fungsi lainnya, yaitu :

  • Menyimpan data yang datang dari piranti masuk. Nantinya data tersebut dikirim ke ALU atau Arithmetic Logic Unit untuk diproses.
  • Menyimpan data hasil pemrosesan ALU, yang nantinya akan dikirim ke piranti keluaran.
  • Menampung instruksi atau program dari piranti masuk atau dari piranti pengingat sekunder.
  • Mempercepat proses pengolahan data.

Jenis-jenis RAM

1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)

RAM yang satu ini berupa memori semi konduktor yang membutuhkan kapasitor untuk menyegarkan data-data di dalamnya. Kecepatannya lebih tinggi dibandingkan EDO RAM, namun lebih rendah jika dibandingkan SRAM.

2. SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)

SDRAM merupakan RAM berkecepatan tinggi apabila dibandingkan dengan jenis-jenis RAM lainnya, yaitu kecepatan 100 – 133 Mhz. Jenis RAM yang satu ini banyak digunakan pada tahun 1996 hingga 2003.  

Ciri-ciri RAM jenis ini bisa diketahui dari dua celah yang terdapat di bagian kakinya. RAM ini dipasang pada pada slot DIMM/SDRAM di motherboard dan mampu menampung memori 16 MB hingga 1GB.

3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RDRAM mulai diperkenalkan pada tahun 1995. Kecepatannya mencapai 600 Mbytes/sec. Pada tahun 1997, RDRAM mengalami peningkatan kecepatan hingga 700 MBps, lalu pada tahun 1998 menjadi 1,6 GBps.

Awalnya, RAM ini dikembangkan untuk penggunaan pada komputer dengan prosesor Pentium 4 atau untuk keperluan perangkat gaming. Slot memori untuk RDRAM adalah 184 pin.

4. SRAM (Static Random Access Memory)

RAM yang satu ini terbuat dari semacam semi konduktor. Keunggulannya adalah tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala. Tidak heran jika kinerjanya bisa lebih cepat. Penyebabnya karena komponen ini hanya menggunakan transistor tanpa kapasitor.

Desain komponen RAM yang satu ini menggunakan cluster enam transistor sebagai tempat penyimpanan setiap bit informasi.

5. EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory)

RAM yang satu ini dikembangkan tahun 1995. Kecepatannya dalam membaca dan mentransfer data jauh lebih cepat dibandingkan jenis-jenis RAM lainnya. Slot memori untuk EDORAM ialah 72 pin.

Desain RAM ini lebih panjang dibandingkan RAM SIMM. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika RAM ini lebih cocok jika dipasangkan pada semua komputer Pentium. Selain itu, komponen ini lebih cocok untuk dipasangkan pada komputer dengan bus mencapai 66 Mhz.

6. FPM DRAM (First Page Mode DRAM)

Jenis RAM ini sebenarnya merupakan bentuk awal dari DRAM. Kecepatan transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per detik. RAM ini bekerja pada rentang frekuensi 16 MHz hingga 66 MHz, dan membutuhkan akses waktu hingga 50ns.

7. Flash RAM

Flash RAM memiliki kapasitas rendah. Oleh karena itu, RAM ini digunakan pada perangkat elektronika seperti TV, VCR, termasuk ponsel lama. Intinya, RAM ini lebih cocok dipasang pada perangkat dengan refresh daya yang kecil.

8. VGRAM (Video Graphic Random Access Memory)

VGRAM termasuk jenis RAM yang sering digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Dengan adanya RAM ini, performa video yang dihasilkan jadi lebih baik dan membantu mengurangi tekanan pada CPU.

9. DDR SDRAM (Double Date Rate SDRAM)

RAM yang satu ini termasuk salah satu RAM berkecepatan sangat tinggi. Tidak heran jika RAM ini digunakan di berbagai perangkat yang ada saat ini. Jumlah pin pada memori sebanyak 184 pin.

Keunggulan RAM ini terletak pada kemampuannya dalam menjalankan dua instruksi sekaligus dalam satuan waktu yang sama, di samping mengonsumsi daya listrik yang lebih rendah.

10. SO – DIMM (Small Outline Dual in-line Memory Module)

RAM yang satu ini termasuk jenis memori yang lebih banyak digunakan pada perangkat notebook disebabkan bentuk fisiknya yang cukup ringkas, kira-kira setengah dari besaran DDR RAM. Jadi lebih menghemat ruang saat digunakan.

Cara Kerja RAM Pada HP

RAM HP

Cara kerja RAM pada sebuah HP sangat mempengaruhi kinerja dari HP itu sendiri. Sebab, RAM bekerja dengan cara membaca data yang terdapat di dalam ROM atau storage. Semakin cepat RAM membaca data-data yang ada, maka kinerja ponsel akan semakin cepat pula.

Perlu diketahui bahwa data-data yang tersimpan di dalam ROM atau storage sangat banyak. Butuh waktu untuk menemukan dan menampilkannya. Agar waktu pencarian bisa dipersingkat, dibutuhkan bantuan RAM.  Sebab, RAM hanya membaca dan menyimpan data sementara, sehingga data-data tersebut lebih cepat diakses ketika program berjalan.

RAM juga berfungsi meningkatkan performa HP kala bermain game. Perlu diketahui bahwa aplikasi game akan menyetor data dalam jumlah besar ke RAM saat game tersebut dimainkan. Agar bisa bermain game dengan lancar, dibutuhkan RAM dengan kapasitas tinggi. Selain itu, CPU akan lebih mudah mengolah data ketika kapasitas RAM besar, dikarenakan suplai data lebih lancar. Dengan begitu, aplikasi lebih aman dari hang saat digunakan.

Apakah Kecepatan Ponsel Tergantung RAM?       

Jawaban pertanyaan di atas bisa ‘ya’ dan ‘tidak’. Di atas kertas, semakin besar RAM, maka akan semakin besar pula ruang yang akan digunakan menyimpan berbagai aplikasi untuk proses multitasking. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menghapus aplikasi favoritnya atau melakukan pembersihan RAM secara berkala.

Tapi kemampuan multitasking pada ponsel besutan Apple tidak dipengaruhi oleh besarnya RAM sebagaimana pada smartphone Android. Faktanya, kapasitas RAM di iPhone jauh lebih kecil dibandingkan RAM pada ponsel Android, meskipun keduanya dirilis pada tahun yang sama.

Tapi bukan berarti iPhone lebih lambat dibandingkan ponsel Android. Pasalnya, berbagai aplikasi pada iPhone sudah dimaksimalkan sedemikian rupa sehingga bisa berjalan dengan lancar pada RAM yang kecil.

Kondisi di atas bukan hal yang aneh, bahkan tergolong wajar karena iOS memang buatan Apple sendiri dan hanya Apple yang menggunakannya. Berbeda dengan Android, di mana banyak vendor ponsel menggunakannya sebagai sistem operasi ponsel mereka.

Perbedaan RAM dan ROM

Sebelum membahas perbedaan RAM dan ROM, penting untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan keduanya.

Perlu diketahui bahwa RAM sebenarnya merupakan singkatan. Kepanjangan RAM adalah Random Access Memory. Sedangkan kepanjangan ROM adalah Read Only Memory.

Berdasarkan kepanjangan masing-masing, terlihat jelas kalau keduanya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Fungsi RAM adalah untuk membaca, menulis data, dan menjadikan aplikasi bisa berjalan atau berfungsi lebih cepat. Dari segi kapasitas juga bisa berubah-ubah, karena RAM bisa saja menjadi penuh karena sudah terpakai seluruhnya.

Berbeda dengan ROM, di mana fungsinya untuk menyimpan program ketika Anda mengunduh atau menginstal program di gadget.

Karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda-beda, menjadikan tugas dari RAM dan ROM berbeda pula. Sebab, RAM bertugas sebagai tempat penyimpanan data dan kapanpun bisa diakses secara acak.

Sedangkan ROM bertugas sebagai tempat penyimpanan data dari program itu saja dan tidak bisa diubah-ubah. Oleh karena itu, hanya RAM yang bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi, sedangkan ROM tidak bisa.


Feedback: Jika ada informasi dari artikel/berita yang keliru/salah tolong bantu kami untuk merevisinya dengan cara menyampaikannya di kotak komentar di bawah ini atau melalui email di info(at)androidponsel.com. Kami sangat berterima kasih jika sobat bisa membantu kami memperbaikinya. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *