260 Perempuan UMKM Naik Kelas Lewat AI, Telkom Dorong Jadi Kreator Digital

Ahmad

No comments
AI untuk UMKM
Photo Courtesy of Telkom Indonesia

Jakarta – Upaya mendorong transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diperkuat. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membekali 260 perempuan pelaku UMKM dengan keterampilan berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui pelatihan bertajuk Kartini in Technology.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini sekaligus langkah konkret meningkatkan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan bisnis.

Pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada pemahaman dasar AI, tetapi juga langsung menyasar kebutuhan praktis pelaku usaha. Peserta dibekali kemampuan membuat konten pemasaran, menyusun copywriting, hingga memproduksi visual dan video promosi berbasis AI.

SGM Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif.

“Telkom Indonesia berkomitmen membuka akses dan peluang yang setara dalam pemanfaatan teknologi, khususnya bagi perempuan pelaku UMKM. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga kreator yang mampu menghasilkan nilai tambah melalui teknologi. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya perempuan Indonesia mampu menguasai AI untuk meningkatkan daya saing bisnisnya,” ujar Hery.

Peran perempuan dalam sektor UMKM sendiri dinilai sangat signifikan. Data menunjukkan UMKM berkontribusi sekitar 60,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hampir 97% tenaga kerja nasional.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025, sekitar 64,5% atau setara 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Namun, di tengah percepatan digitalisasi, pelaku UMKM menghadapi tantangan baru. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI, menjadi faktor penting agar bisnis tetap relevan dan mampu bersaing.

Melalui pelatihan ini, Telkom mendorong peserta untuk memanfaatkan AI dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari pembuatan konten yang lebih menarik hingga penyusunan strategi komunikasi digital yang lebih efektif.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkuat branding sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Program Kartini in Technology juga merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom bertajuk Bisa PandAI, yang berfokus pada peningkatan literasi digital masyarakat.

Tidak hanya berhenti pada pelatihan, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem digital yang lebih inklusif di Indonesia.

“Melalui program ini, Telkom mendorong masyarakat untuk tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk peningkatan ekonomi,” tutup Hery.

Langkah ini juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan meningkatnya adopsi teknologi di kalangan perempuan pelaku UMKM, peluang ekonomi baru diharapkan semakin terbuka, sekaligus mempercepat pemerataan transformasi digital di berbagai daerah.

Baca juga: Telkom Indonesia Jadikan RiseAble Jembatan UMKM Disabilitas Masuk Ekosistem Digital

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment