Transformasi digital kerap dibicarakan sebagai peluang besar bagi pelaku usaha. Namun, di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, masih ada kelompok yang belum sepenuhnya mendapatkan akses setara, salah satunya UMKM disabilitas. Melalui program RiseAble, Telkom Indonesia mengambil peran sebagai jembatan agar pelaku UMKM disabilitas tidak hanya belajar, tetapi benar-benar terhubung ke ekosistem digital yang berkelanjutan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan RiseAble sebagai program pemberdayaan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM disabilitas agar mampu bersaing di era digital. Program ini digelar di House of Arsenia Tondano, Jakarta Selatan, dan diikuti oleh 60 peserta disabilitas dari wilayah Jabodetabek.
Berita Telkom sebelumnya : TelkomGroup Fokus Dua Misi Sekaligus di NATARU 2025/2026
Tantangan Akses Ekonomi bagi Disabilitas
Akses kerja bagi penyandang disabilitas di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Analisis Tematik Kependudukan 2023 mencatat hanya 21,65 persen penyandang disabilitas yang memiliki pekerjaan, sementara 78,35 persen lainnya belum mendapatkan kesempatan kerja.
Di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin cepat, kondisi ini menunjukkan bahwa inklusi belum sepenuhnya tercapai. Tanpa intervensi yang tepat, kelompok disabilitas berpotensi tertinggal dari arus transformasi digital yang seharusnya bisa membuka peluang baru.
RiseAble: Lebih dari Sekadar Pelatihan
RiseAble dirancang bukan sekadar sebagai program pelatihan jangka pendek. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan usaha digital, literasi bisnis, hingga strategi pengembangan produk yang dapat langsung diterapkan dalam usaha masing-masing.
Pendekatan ini bertujuan mendorong kemandirian pelaku UMKM disabilitas agar tidak bergantung pada bantuan jangka pendek. Fokus utama program adalah memastikan peserta memiliki bekal yang relevan dengan kebutuhan pasar digital saat ini.
Salah satu pembeda RiseAble dibanding program pemberdayaan lainnya adalah keberlanjutan setelah pelatihan. Peserta nantinya akan terhubung ke pooling mitra, sebuah mekanisme yang memungkinkan perusahaan maupun publik menjangkau produk dan jasa karya UMKM disabilitas secara lebih mudah.
Skema ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas sekaligus mempertemukan pelaku UMKM disabilitas dengan potensi pasar. Dengan demikian, RiseAble berperan sebagai jembatan dari proses belajar menuju akses ekonomi yang lebih inklusif.
Komitmen Telkom Dorong Inklusi Digital
Telkom menegaskan bahwa inklusi merupakan bagian penting dalam percepatan transformasi digital nasional. Melalui RiseAble, perusahaan berupaya menghadirkan solusi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.
“Inklusi merupakan salah satu bagian penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia. Telkom berkomitmen untuk menghadirkan solusi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk kelompok disabilitas. RiseAble merupakan salah satu inisiatif dari kami untuk membuka ruang yang inklusif agar talenta disabilitas dapat tumbuh dan mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto.
Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), RiseAble juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 8 tentang Decent Work and Economic Growth. Program ini menekankan pentingnya kesempatan kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, Telkom tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur digital, tetapi juga memastikan bahwa manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih merata.
Dengan RiseAble, Telkom memperkuat posisinya sebagai enabler ekosistem digital yang inklusif. Program ini membuka ruang bagi UMKM disabilitas untuk berkembang, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah ekonomi digital yang semakin kompetitif.
Inisiatif ini menegaskan bahwa di balik setiap keterbatasan, selalu ada potensi besar yang dapat tumbuh ketika diberikan akses, ruang, dan dukungan yang tepat. RiseAble menjadi contoh bagaimana transformasi digital dapat berjalan seiring dengan prinsip inklusi dan keberlanjutan.








Leave a Comment