Apakah Locket App Aman untuk Anak di Bawah 13 Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya

Ahmad

No comments
Locket App Anak
Gambar ilustrasi ini dibuat menggunakan AI

Locket App, aplikasi berbasis widget yang memungkinkan pengguna mengirim foto langsung ke homescreen teman atau pasangan, memang sedang viral. Tapi, apakah aplikasi ini aman untuk anak-anak, khususnya mereka yang masih di bawah usia 13 tahun?

Menurut Privacy Policy resmi dari Locket Labs Inc., “Layanan kami tidak ditujukan untuk anak-anak, dan kami tidak dengan sengaja mengumpulkan Data Pribadi dari siapa pun yang berusia di bawah 13 tahun” (sumber: https://locket.camera/privacy). Ini berarti secara eksplisit mereka menyatakan bahwa layanan mereka tidak ditujukan untuk anak-anak, dan secara aktif menghindari pengumpulan data dari pengguna di bawah usia 13 tahun.

Artikel ini membahas secara detail dari sisi kebijakan resmi, fitur, risiko privasi, hingga regulasi internasional untuk membantu orang tua mengambil keputusan terbaik.

1. Ketentuan Usia Minimum

Menurut ketentuan layanan dan kebijakan privasi resmi dari Locket Labs Inc., aplikasi ini tidak diperuntukkan bagi anak-anak di bawah usia 13 tahun. Bahkan, mereka menyatakan bahwa jika menemukan pengguna anak di bawah umur menggunakan aplikasi tanpa izin orang tua, maka data pengguna akan dihapus.

Namun, aplikasi ini tidak memiliki sistem verifikasi usia yang kuat, sehingga anak-anak tetap bisa mengunduh dan menggunakannya dengan mudah.

2. Risiko Privasi: Akses Kamera & Kontak

Untuk dapat mengirim foto secara real-time, Locket App meminta akses kamera dan daftar kontak. Ini berarti aplikasi dapat:

  • Mengakses semua nomor di kontak,
  • Menyimpan metadata dari foto,
  • Mengirim dan menerima konten visual secara langsung ke widget layar utama tanpa sensor atau filter.

Menurut laporan dari Protect Young Eyes dan Bark.us, ini bisa menimbulkan risiko, terutama jika anak:

  • Menyimpan foto sensitif,
  • Berteman dengan orang asing tanpa sepengetahuan orang tua,
  • Tidak paham batasan konten yang pantas.

3. Tidak Ada Fitur Parental Control

Locket tidak menyediakan fitur kontrol orang tua seperti pembatasan waktu, pengecekan konten, atau log aktivitas. Ini membuat aplikasi kurang ideal untuk anak-anak yang belum bisa mengatur penggunaan digital secara mandiri.

Sebagai alternatif, orang tua bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Bark, Safes Family, atau Google Family Link untuk memantau dan mengontrol penggunaan Locket secara eksternal.

4. Kepatuhan Regulasi: COPPA dan GDPR

Di Amerika Serikat, regulasi COPPA (Children’s Online Privacy Protection Act) mewajibkan platform online untuk meminta izin orang tua jika pengguna di bawah 13 tahun. Sementara di Uni Eropa, Children’s Code dan GDPR memiliki standar yang jauh lebih ketat.

Meski Locket menyatakan tidak melayani pengguna di bawah 13, tidak adanya sistem verifikasi usia dan pengaturan default yang aman menunjukkan aplikasi ini belum sepenuhnya patuh terhadap standar-standar tersebut.

5. Rekomendasi untuk Orang Tua

Jika anak kamu ingin menggunakan Locket, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Batasi akses aplikasi hanya untuk anak usia 13+.
  • Gunakan parental control eksternal untuk membatasi waktu penggunaan dan pantau aktivitas.
  • Berbincanglah dengan anak tentang privasi digital dan batasan dalam berbagi foto.
  • Pertimbangkan alternatif seperti aplikasi yang memang dirancang dengan fitur pengawasan orang tua.

Kesimpulan

Locket App tidak disarankan untuk anak-anak di bawah 13 tahun. Selain karena secara resmi tidak ditujukan untuk mereka, aplikasi ini tidak memiliki sistem verifikasi usia maupun fitur pengawasan yang bisa diandalkan oleh orang tua.

Baca juga: Locket App vs Widgetable: Mana yang Lebih Cocok untuk Pasangan LDR di 2025?

Risiko privasi, potensi interaksi dengan orang asing, dan minimnya kontrol konten menjadikannya kurang cocok untuk anak-anak. Orang tua disarankan untuk proaktif mengawasi aktivitas digital anak dan memilih aplikasi yang lebih aman serta sesuai usia atau bisa melihat Aplikasi Sosial Media yang Ramah Anak.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment