Setelah sekian lama dinantikan, Volkswagen akhirnya memperkenalkan versi produksi dari ID. Polo GTI di ajang Nürburgring 24 Hours. Ini adalah pertama kalinya lencana GTI yang legendaris—sudah berusia lebih dari 50 tahun—ditempelkan pada sebuah mobil listrik murni. Langkah ini menandai era baru bagi pecinta hot hatch yang selama ini identik dengan mesin bensin bertenaga. Tapi jangan khawatir, Volkswagen tetap mempertahankan karakter khas GTI lewat sentuhan desain dan fitur yang bikin nostalgia.
Dilansir dari ArenaEV, mobil ini dibangun di atas platform listrik khusus yang membuat dimensinya berbeda dari Polo konvensional. Meskipun namanya Polo, jarak sumbu rodanya hanya 37 mm lebih pendek dari Golf GTI berbahan bakar bensin. Artinya, ruang kabinnya cukup lapang—kapasitas bagasi mencapai 441 liter, lebih besar 60 liter dari Golf GTI. Ini adalah salah satu keunggulan arsitektur listrik yang menempatkan baterai di bawah lantai.
Dari sisi eksterior, ID. Polo GTI nyaris identik dengan konsep yang diperkenalkan pada 2023. Tampang depannya dihiasi garis merah penuh selebar mobil, lencana GTI 3D, serta air intake bawah berbentuk honeycomb. Di belakang, ada split spoiler, diffuser hitam yang agresif, dan grafis lampu yang menyala. Velg 19 inci menjadi standar, dan pembeli bisa memilih enam warna menarik seperti Tornado Red, Candy White, hingga Grenadilla Black. Yang menarik, versi produksi ini menghilangkan trim plastik hitam di lengkung roda yang ada di konsep, demi tampilan yang lebih sleek.
Baca Juga: Volkswagen Siapkan Mobil Listrik Murah dengan Motor Buatan Sendiri & Baterai LFP
Masuk ke dalam kabin, ID. Polo GTI menawarkan perpaduan antara teknologi modern dan fitur retro yang bikin nostalgia. Terdapat layar instrumen digital 10,25 inci di belakang setir dua jari-jari khas GTI, serta layar sentuh 12,9 inci di tengah. Buat pengemudi yang kangen tampilan klasik, ada mode retro yang meniru tampilan speedometer Golf MK1. Untungnya, Volkswagen tetap mempertahankan tombol fisik di setir dan dashboard—bukan semuanya touch-sensitive. Jok sport dengan kain tartan khas GTI dan jahitan merah juga hadir, plus paddle shift di setir yang sebenarnya buat mengatur tingkat regenerasi rem.
Dari segi performa, ID. Polo GTI menggunakan satu motor listrik di depan yang menghasilkan 223 hp (166 kW) dan torsi 290 Nm. Tenaga ini disalurkan ke roda depan, membuatnya berakselerasi 0-100 km/jam dalam 6,8 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi di 175 km/jam. Angka ini memang lebih lambat dari Golf GTI bensin yang mampu 0-100 km/jam dalam 5,9 detik dan top speed 250 km/jam. Tapi untuk ukuran hot hatch listrik, akselerasinya sudah cukup memuaskan dan lebih kencang dari ID. Polo standar yang memiliki 208 hp.
Untuk urusan handling, Volkswagen membekali ID. Polo GTI dengan differential lock elektronik di depan, suspensi adaptif sport, dan progressive steering. Bobot mobil 1.540 kg—tergolong ringan untuk mobil listrik. Ada tombol GTI spesial di setir yang jika ditekan akan mengubah respons motor, memperkeras peredaman, mengubah lampu ambient jadi merah, dan memainkan suara mesin sintetis melalui speaker—biar nuansa GTI lama terasa. Namun, fitur fake gearshift yang sempat muncul di konsep tidak ada di versi ini, tapi kabarnya bakal hadir di varian Clubsport yang lebih ganas di masa depan.
Baterai yang digunakan berkapasitas 52 kWh (netto) lithium-ion. Menurut siklus WLTP, jarak tempuh resminya mencapai 424 km. Angka ini cukup impresif untuk segmen hot hatch listrik. Sebagai perbandingan, Mini John Cooper Works E (255 hp) hanya mampu 370 km, Alpine A290 GTS (220 hp) juga di bawah angka tersebut, begitu pula Opel Corsa GSE dan Peugeot 208 GTI. Meski tenaga mereka ada yang lebih besar, ID. Polo GTI unggul dalam hal jangkauan. Pengisian daya DC fast charging mendukung hingga 105 kW dengan kurva yang konsisten, sehingga 10-80 persen bisa selesai dalam 24 menit. Untuk AC, onboard charger menerima hingga 11 kW.
Volkswagen menetapkan harga dasar ID. Polo GTI di bawah €39.000 di Eropa daratan, dan sekitar £35.000 di Inggris setelah insentif pemerintah (Cek kurs rupiah saat ini untuk mengetahui harga dalam Rupiah). Bandingkan dengan ID. Polo standar yang mulai €25.000, atau Golf GTI bensin yang sekitar €7.000 lebih mahal. Artinya, ID. Polo GTI menawarkan paket hot hatch listrik yang relatif terjangkau dengan performa dan fitur yang kompetitif. Pilihan opsional meliputi audio Harman Kardon 425 watt 10 speaker, atap kaca panoramik, kursi listrik 12 arah dengan pijat, dan ban Bridgestone Potenza Sport performa tinggi.
Sayangnya, mobil ini tidak akan dijual di Amerika Utara. Volkswagen memutuskan untuk tidak memasarkan Polo listrik di sana, sehingga penggemar GTI di AS harus puas dengan Golf GTI atau menunggu model listrik lain. Keputusan ini mungkin terkait dengan preferensi pasar dan persaingan ketat di segmen hatchback di Amerika. Namun bagi pasar Eropa dan Asia, ID. Polo GTI menjadi opsi menarik bagi mereka yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa meninggalkan sensasi berkendara hot hatch yang menyenangkan.
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ID. Polo GTI membuktikan bahwa mobil listrik bisa tetap punya jiwa GTI. Desain retro yang dipadukan teknologi modern, performa yang mumpuni, serta jarak tempuh yang kompetitif membuatnya layak dilirik. Kreasi Volkswagen ini seolah mengatakan bahwa elektrifikasi bukan berarti kehilangan karakter—justru bisa menjadi awal baru bagi legenda yang sudah ada sejak 1976.