Gmktec kembali membuat gebrakan di pasar mini PC dengan memperkenalkan Evo-X3. Perangkat terbaru ini dikabarkan akan meluncur secara global pada 29 Juni mendatang, membawa spesifikasi yang sangat menggoda untuk kebutuhan komputasi AI lokal dan kreator profesional.
Baca Juga: ViewSonic Rilis Monitor Gaming VX27G26-2K-9 dengan Refresh Rate 340Hz
Dilansir dari Gizmochina, Evo-X3 menjadi penerus Evo-X2 dengan peningkatan signifikan, terutama pada sektor konektivitas dan kemampuan AI. Perangkat ini ditenagai APU AMD Ryzen AI Max+ 395 yang mengusung arsitektur Zen 5 dengan 16 core dan 32 thread, dipadukan grafis Radeon 8060S berbasis RDNA 3.5. Kombinasi ini menjanjikan performa yang mumpuni untuk berbagai beban kerja berat.
Dari sisi memori, Gmktec menyediakan konfigurasi RAM hingga 128GB LPDDR5X 8000MHz, yang diklaim mampu menjalankan model bahasa besar (LLM) secara offline. Sebagai contoh, model Qwen3 dengan 235 miliar parameter dapat berjalan sepenuhnya tanpa koneksi internet.
Baca Juga: Lenovo Luncurkan Keyboard Mekanis Lecoo Bellator GK101 Baterai 8000mAh
Penyimpanan internal juga luas, mencapai 4TB melalui dua slot M.2 PCIe 4.0.
Salah satu keunggulan baru di Evo-X3 adalah kehadiran port OCuLink (PCIe Gen4 x4). Port ini memungkinkan pengguna menghubungkan GPU eksternal seperti RTX 40-series atau bahkan RTX 50-series, sehingga memberikan fleksibilitas tinggi untuk meningkatkan performa grafis sesuai kebutuhan.
Fitur ini tidak ditemukan pada model Evo-X2 sebelumnya.
Untuk menjaga suhu tetap stabil, Gmktec membekali Evo-X3 dengan sistem pendingin triple heat-pipe dan dual fan yang sanggup menangani beban termal APU hingga 140W. Desainnya pun lebih ramping dengan balutan warna graphite gray dan dioptimalkan untuk penempatan vertikal, sehingga lebih hemat ruang di meja kerja.
Konektivitas Evo-X3 juga terbilang lengkap. Perangkat ini mendukung WiFi 7, Bluetooth 5.4, dan port LAN 2.5GbE, memastikan transfer data super cepat dan latensi rendah.
Gmktec turut membundel perangkat dengan ekosistem AI Claw+Wrangler, yang semakin memaksimalkan kemampuan AI lokal.
Menariknya, pendaftaran akses awal (early access) untuk Evo-X3 sudah dibuka pada 22 Juni dengan diskon $20. Meski harga resmi belum diumumkan, model setara Evo-X2 sebelumnya dijual sekitar $2.000, sehingga bisa menjadi gambaran kisaran harga.
Peluncuran resmi global dijadwalkan pada 29 Juni.
Di sisi lain, pasar mini PC semakin ramai dengan kehadiran kompetitor. Peladn baru saja merilis HO5 Mini PC dengan AMD Ryzen AI 9 HX 470 dan port OCuLink, sementara Minisforum memperkenalkan M2 Pro dan MS-03 berbasis Panther Lake dengan performa AI hingga 180 TOPS.
Baca Juga: AOC Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP 27″ QHD 425Hz di China
Persaingan ini jelas menguntungkan konsumen yang mencari perangkat kompak bertenaga untuk kebutuhan khusus.








Leave a Comment