Google Kembangkan TPU v9 Triggerfish, Dioptimalkan untuk Inferensi AI?

Dewita

No comments
Google Kembangkan TPU v9 Triggerfish untuk Inferensi AI
Google Kembangkan TPU v9 Triggerfish, Dioptimalkan untuk Inferensi AI?. Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Raksasa teknologi Google dikabarkan tengah mengembangkan versi upgrade dari chip AI TPU v9 yang diberi kode nama Triggerfish. Informasi ini datang dari analis sekuritas ternama, Ming-Chi Kuo, yang dikenal sering memberikan bocoran akurat seputar rantai pasok perusahaan teknologi.

Baca Juga: Qualcomm Dilaporkan Siapkan Refresh Snapdragon X2, Calypso Muncul di Chromium

Dilansir dari ithome.com, Kuo menyebut bahwa varian Triggerfish ini merupakan peningkatan dari TPU v9 Humufish yang sudah ada sebelumnya. Fokus utama dari chip ini adalah untuk mengoptimalkan proses inferensi pada model kecerdasan buatan.

Menurut Kuo, Triggerfish dirancang khusus untuk mengatasi dua masalah utama yang kerap dihadapi AI ASIC, yaitu ‘CPU wall’ dan ‘memory wall’. Dengan desain baru ini, Google berharap dapat meningkatkan efisiensi pemrosesan data AI secara signifikan.

Baca Juga: Pengadilan India Tolak Banding Telegram Terkait Pemblokiran Ujian Bocor

Peningkatan paling mencolok pada Triggerfish terletak pada kapasitas SRAM on-chip yang 2 hingga 3 kali lebih besar dibandingkan Humufish. Ini memungkinkan lebih banyak data aktif tersimpan langsung di dalam TPU, mengurangi ketergantungan pada memori eksternal.

Selain itu, DRAM off-chip juga mengalami upgrade dari HBM4 ke HBM4E yang menawarkan kecepatan lebih tinggi.

Tak hanya itu, Triggerfish juga akan memperkenalkan fitur yang disebut ‘simulation die’. Meski belum ada konfirmasi resmi, Kuo menduga fungsi simulation die ini mencakup manajemen TPU lokal, peralihan antara pelatihan dan inferensi, reinforcement learning, hingga kolaborasi agen AI.

Kehadiran simulation die ini bisa menjadi game-changer dalam fleksibilitas penggunaan chip AI.

Dari sisi produksi, Triggerfish diperkirakan mulai diproduksi pada akhir 2027, dengan produksi massal dijadwalkan akhir 2028. Volume pengiriman selama siklus hidup chip ini diprediksi mencapai 1 hingga 2 juta unit.

Harga per unitnya sekitar 30% lebih mahal ketimbang Humufish.

Menariknya, pesanan untuk memproduksi chip canggih ini kabarnya jatuh ke tangan MediaTek. Perusahaan asal Taiwan itu dikatakan mendapatkan kontrak eksklusif untuk Triggerfish, semakin memperkuat posisinya di pasar semikonduktor AI.

Baca Juga: OpenAI Dikabarkan Siap Luncurkan GPT-5.6, Ini Peningkatan dan Spesifikasinya

Dengan kombinasi peningkatan spesifikasi dan dukungan MediaTek, Google tampaknya serius dalam memperkuat infrastruktur AI-nya. Kita tunggu saja realisasi dari bocoran ini dalam beberapa tahun mendatang.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Dewita

Teknologi itu adalah karya seni! semakin diikuti semaki tidak ada habisnya. Tertarik dengan dunia Smartphone khususnya Android

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment