Honor Watch 6 Plus Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 3000 Nits dan Baterai 35 Hari

Ahmad

No comments
Honor Watch 6 Plus Resmi: Baterai 35 Hari, Layar 3000 Nits
Honor Watch 6 Plus dengan Layar AMOLED 3000 Nits dan Baterai 35. (Foto: Gizmochina)

Honor kembali memperluas lini perangkat wearable mereka dengan meluncurkan Honor Watch 6 Plus di pasar China. Smartwatch ini hadir dengan fokus pada daya tahan baterai yang panjang, layar AMOLED yang sangat cerah, serta beragam fitur pelacakan olahraga yang komprehensif.

Baca Juga: Xiaomi Smart Band 11 Muncul di Sertifikasi, Siap Meluncur Global?

Dari segi harga, Honor membanderol Watch 6 Plus mulai dari 1.199 yuan (kisaran Rp3 jutaan) (sekitar $176 (kisaran Rp3 jutaan)) dan sudah bisa dipesan lebih dulu.

Dilansir dari gizmochina.com, jam tangan pintar ini mengusung desain yang terinspirasi dari dunia motorsport. Peluncurannya sendiri akan dilakukan secara resmi pada 29 Mei 2026, dengan masa pre-order yang sudah dibuka saat ini.

Baca Juga: Realme Watch S5 Resmi Diluncurkan dengan Baterai 20 Hari dan Layar AMOLED 1,43 Inci

Honor Watch 6 Plus dibangun dengan layar AMOLED berukuran 1,46 inci yang memiliki resolusi 464 x 464 piksel. Salah satu keunggulannya adalah tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, yang memudahkan keterbacaan di bawah sinar matahari langsung.

Panel ini juga mendukung sentuhan basah, sehingga tetap responsif saat digunakan di tengah hujan atau ketika tangan berkeringat setelah berolahraga.

Bagian bodinya berdiameter 46,5 mm dengan ketebalan 10,8 mm. Tersedia dalam empat pilihan warna: Speed Blue, Twilight Brown, Racing Grey, dan Shadow Black.

Material depan menggunakan paduan aluminium atau baja tahan karat 316L, sementara bagian belakangnya terbuat dari polimer fiber yang diperkuat. Tanpa tali, bobotnya hanya sekitar 41 gram.

Salah satu daya tarik utama dari Watch 6 Plus adalah sektor baterainya. Honor membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas besar 1.000 mAh.

Dalam mode Bluetooth hemat daya, smartwatch ini diklaim mampu bertahan hingga 35 hari. Sementara untuk penggunaan normal sehari-hari, ketahanannya sekitar 17 hari.

Apabila menggunakan GPS secara mandiri untuk aktivitas seperti hiking atau lari jarak jauh, baterainya tahan hingga 42 jam.

Untuk pelacakan lokasi, Honor Watch 6 Plus mengandalkan sistem dual-frequency GNSS (L1 dan L5) yang melibatkan enam satelit. Perangkat ini juga sudah mendukung Bluetooth 5.4 untuk panggilan hands-free lewat mikrofon dan speaker bawaan, NFC untuk pembayaran tap-to-pay, serta navigasi Baidu Maps.

Smartwatch ini dilengkapi sensor kesehatan standar yang mampu memantau detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO2), dan kualitas tidur secara berkelanjutan. Terdapat lebih dari 120 mode olahraga yang bisa dipilih.

Khusus untuk olahraga bulu tangkis, Watch 6 Plus dapat melacak data seperti kecepatan ayunan dan jumlah rally, sementara untuk sepak bola, mode khususnya bisa merekam kecepatan sprint dan membuat peta panas pergerakan.

Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi ketahanan air 5ATM dan IP69, yang berarti aman digunakan untuk berenang di kolam renang, namun tidak ditujukan untuk menyelam atau aktivitas air bertekanan tinggi. Antarmuka yang digunakannya terinspirasi dari MagicOS, mencakup fitur-fitur smartwatch umum.

Honor Watch 6 Plus dibanderol dengan harga mulai 1.199 yuan (kisaran Rp3 jutaan) di China, atau sekitar $176. (kisaran Rp3 jutaan) Saat ini pembelian bisa dilakukan lewat pre-order dan penjualan resminya akan dimulai pada 29 Mei mendatang.

Belum ada informasi mengenai ketersediaannya di pasar Indonesia.

Baca Juga: Harga Rp1 Jutaan Tapi Layar 120Hz dan 6,9 Inci, POCO C81 Pro Mulai Ganggu Kelas Mid-range?

Di sisi lain, Honor juga turut meluncurkan ponsel seri Honor 600 yang terdiri dari Honor 600 Vitality, Honor 600 Super, dan Honor 600 Pro dengan baterai hingga 8.600 mAh dan sistem kamera 200MP.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment