Jaringan Internet Bertahap Kembali Normal, Telkom Akses Maksimalkan Genset dan Perbaikan Sementara

Ahmad

No comments
Telkom Akses Temporary Fix
Tim Telkom Akses yang melakukan pemulihan jaringan di wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera. (Image Courtesy of Telkom Indonesia)

Pemulihan jaringan telekomunikasi di Sumatera terus dikebut Telkom Akses setelah banjir dan longsor pada akhir November mengakibatkan gangguan besar di berbagai titik layanan. Perusahaan menegaskan bahwa proses perbaikan dilakukan bertahap dengan pendekatan berlapis, mulai dari inventarisasi kerusakan hingga penerapan temporary fix di area yang dinilai aman.

Gangguan Meluas, Proses Pemulihan Dilakukan Paralel

Telkom Akses mencatat kerusakan signifikan pada perangkat Mini OLT, Node-B, hingga ONT pelanggan. Sebanyak 62.547 perangkat ONT sempat offline, terutama di wilayah Aceh yang terdampak pemadaman listrik luas. Dari jumlah tersebut, 2.073 perangkat kini sudah kembali online.

Tim Maintenance & Assurance dikerahkan secara paralel bersama dukungan logistik dan HCM di lapangan. Mereka menangani berbagai tahap mulai dari pemeriksaan infrastruktur, penanganan titik rawan, hingga penormalan sementara layanan guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses telekomunikasi dasar.

Direktur Operation Telkom Akses Ambari menyebut bahwa kerusakan bukan hanya akibat terendam banjir, tetapi juga karena pemutusan aliran listrik yang membuat perangkat aktif tidak dapat beroperasi.

“Dampak utamanya bukan hanya perangkat yang terendam, tetapi juga pemadaman listrik yang menyebabkan perangkat aktif kami tidak bisa beroperasi. Beberapa jalur kabel backbone, feeder hingga distribusi juga terputus akibat arus banjir atau tertimpa longsor,” ujar Ambari.

Baca juga: Telkom Indonesia Aktifkan Backup Satelit Mangostar untuk Perkuat Konektivitas di 6 Posko Bencana Sumatra

Inventarisasi Detail Kerusakan Masih Berlangsung

Tim di lapangan masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan fisik, terutama yang terjadi di wilayah yang sulit dijangkau seperti Kualasimpang, Langsa, Takengon, dan Sibolga. Lokasi ini menjadi prioritas penanganan karena skala gangguan cukup besar dan akses yang terbatas membuat proses pemulihan lebih menantang.

Selain itu, Telkom Akses melakukan pemulihan sementara (temporary fix) di titik-titik yang memungkinkan agar konektivitas dapat kembali aktif meski belum dalam kondisi penuh. Di area yang listriknya belum pulih, perangkat penting dioperasikan menggunakan genset portable.

320 Personel Dikerahkan, Dibantu Tambahan dari Berbagai Daerah

Untuk mempercepat pemulihan, total 320 personel diterjunkan di wilayah terdampak. Mereka terdiri dari teknisi lapangan, pengawas, hingga tim logistik yang tersebar di Aceh, Medan, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Bantuan juga datang dari wilayah non terdampak seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera Selatan yang mengirimkan 34 personel tambahan untuk memperkuat penanganan.

Ambari menegaskan pentingnya konektivitas dalam kondisi bencana.

“Dalam situasi bencana, konektivitas adalah kebutuhan vital bagi masyarakat dan pemerintah. Karena itu seluruh tim kami bekerja maksimal, memastikan layanan bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya.

Telkom Akses memastikan pemulihan penuh dilakukan secara bertahap. Proses perbaikan menyeluruh masih berlangsung seiring meningkatnya akses ke wilayah terdampak. Perusahaan berkomitmen menghadirkan kembali layanan yang stabil sebagai bagian dari kontribusi dalam pemulihan pascabencana di Sumatera.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment