Logitech meluncurkan perangkat mouse nirkabel terbaru, Logitech Pebble Up, yang hadir dengan rancangan bodi ramping serta cangkang atas fleksibel yang dapat dibuat mendatar atau terangkat. Mouse ini merupakan produk kelanjutan dari Pebble Mouse 2 M350s yang sebelumnya diperkenalkan bersama papan ketik Pebble 2 pada tahun 2023. Fleksibilitas mekanisme cangkang tersebut dihadirkan untuk menjembatani kebutuhan antara portabilitas tinggi saat bepergian dan kenyamanan ergonomis saat digunakan bekerja di meja.
Dilansir dari www.gizmochina.com, Logitech Pebble Up memiliki dimensi fisik 105.8 x 59.6 x 30 mm dengan bobot 79 gram. Ukuran tersebut menjadikannya sedikit lebih berbobot dibandingkan pendahulunya, Pebble Mouse 2 M350s, yang memiliki bobot 76 gram untuk kebutuhan komputasi harian. Ketebalan 30 mm memberi profil yang sangat ringkas, sehingga perangkat dapat dengan mudah diselipkan ke dalam kompartemen tas laptop tanpa memakan ruang berlebih.

Mekanisme penutup atas yang dapat terangkat memberikan kontur lengkungan tambahan saat dioperasikan. Bentuk melengkung ini membantu menopang telapak tangan secara lebih alami guna mengurangi ketegangan otot pergelangan tangan selama sesi pemakaian panjang. Sebaliknya, saat cangkang diatur dalam posisi mendatar, bentuk fisiknya kembali pipih untuk memaksimalkan kepraktisan penyimpanan selama mobilitas.

Pada sektor pelacakan, perangkat ini dibekali sensor optik dengan resolusi 4.200 CPI serta rentang sensitivitas antara 400 hingga 4.000 DPI. Rentang DPI yang dapat disesuaikan ini memudahkan pengoperasian kursor, baik untuk navigasi detail yang membutuhkan akurasi tinggi maupun pergerakan cepat melintasi monitor beresolusi besar. Pengaturan sensitivitas hingga batas 4.000 DPI memungkinkan kursor berpindah lintas layar dengan pergeseran fisik tangan yang minimal, sangat membantu pengguna yang bekerja di ruang meja kerja sempit.
Perangkat keras ini dilengkapi dengan empat tombol fisik, mencakup klik kiri, klik kanan, tombol roda putar (scroll wheel), dan tombol pengaturan DPI. Tombol roda putar dan tombol DPI dapat diprogram ulang sesuai preferensi pengguna melalui aplikasi Logi Options+ yang juga menyediakan integrasi fungsi gestur perintah. Fleksibilitas penyesuaian fungsi ini memungkinkan eksekusi pintasan kerja secara cepat, seperti navigasi antarmuka atau alur kerja multitasking, tanpa harus bergantung penuh pada kombinasi tombol papan ketik.

Dukungan perangkat lunak Logi Options+ tersebut dirancang untuk beroperasi di sistem operasi Windows dan macOS secara menyeluruh. Sementara itu, saat dihubungkan ke perangkat berbasis iPadOS, Linux, ChromeOS, maupun Android, mouse ini tetap dapat berjalan meski hanya menyediakan fungsi-fungsi dasar navigasi. Keterbatasan fitur kustomisasi pada sistem operasi non-desktop tersebut tetap memberi fleksibilitas penggunaan langsung untuk kebutuhan navigasi standar di perangkat tablet atau ponsel pintar.
Baca Juga: AMD Ryzen AI 300 Series dan MSI A16 AI+: Laptop Masa Depan untuk Gaming dan Produktivitas
Untuk sektor daya, perangkat mengandalkan baterai lithium polymer isi ulang berkapasitas 290 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 90 hari penggunaan. Desain baterai isi ulang ini menunjang kepraktisan pengguna agar tidak perlu sering mengganti unit daya saat dibawa beraktivitas di luar ruangan. Daya tahan hingga sekitar tiga bulan operasional dalam sekali pengisian memberikan efisiensi pemakaian bagi pengguna dengan mobilitas tinggi tanpa kekhawatiran kehabisan daya secara mendadak.
Urusan konektivitas nirkabel didukung oleh teknologi Bluetooth Low Energy serta receiver USB Logi Bolt dengan jangkauan sinyal operasional hingga 10 meter. Protokol Bluetooth Low Energy memastikan konsumsi daya tetap hemat pada perangkat portabel, sedangkan receiver Logi Bolt menyediakan konektivitas yang stabil di lingkungan kerja dengan kepadatan sinyal nirkabel. Keberadaan fitur Easy-Switch memungkinkan pengguna menghubungkan mouse secara simultan dan beralih langsung hingga ke tiga perangkat komputer yang berbeda secara praktis.
Dari aspek material, Logitech Pebble Up hadir dalam balutan warna Rose Pink dan Pearl White yang menggunakan 43 persen material daur ulang, serta Graphite Gray dengan kandungan daur ulang 56 persen. Pemanfaatan material daur ulang ini menunjukkan penerapan standar produksi yang lebih ramah lingkungan pada lini periferal komputasi. Perangkat yang disertai garansi perangkat keras terbatas selama satu tahun ini dipasarkan seharga 250 yuan atau berkisar 37 dolar AS.









Leave a Comment