Ugreen Rilis Enclosure SSD M.2 NVMe Baru hingga 20Gbps

Dewita

No comments
Ugreen Rilis Enclosure SSD M.2 NVMe Baru hingga 20Gbps
Sumber: www.gizmochina.com

Produsen aksesori teknologi Ugreen resmi merilis dua varian enclosure SSD M.2 NVMe terbaru yang menawarkan opsi kecepatan transfer data 10Gbps dan 20Gbps. Perangkat ini dirancang untuk mengubah modul SSD internal menjadi media penyimpanan portabel berkecepatan tinggi dengan kemudahan konektivitas langsung ke berbagai sistem komputer.

Opsi kecepatan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna, di mana antarmuka 10Gbps mampu melayani transfer data harian secara efisien, sementara varian 20Gbps ditujukan untuk alur kerja yang membutuhkan throughput data lebih besar.

Sumber: www.gizmochina.com

Dilansir dari www.gizmochina.com, enclosure SSD Ugreen ini dibanderol dengan harga 27,99 dolar AS untuk model 10Gbps, atau 24,99 dolar AS bagi anggota Amazon Prime. Sementara itu, varian 20Gbps dipasarkan dengan harga 39,99 dolar AS untuk pembeli umum dan 34,99 dolar AS khusus untuk pelanggan program Prime.

Baca Juga: Ugreen Luncurkan Speaker Bluetooth M3 dengan Audio 20W, Teknologi Drainase Air, dan Baterai 20 Jam

Sumber: www.gizmochina.com

Secara rancang bangun, kedua varian enclosure dilengkapi dengan kabel USB-C sepanjang 7,9 inci yang terpasang secara permanen pada bodi perangkat serta dibalut cangkang luar berbahan aluminium. Material logam aluminium berfungsi membuang panas pasif dari modul memori flash saat membaca atau menulis data secara intensif, sekaligus memberikan perlindungan fisik yang solid.

Pengendalian suhu ini krusial pada drive NVMe guna mencegah penurunan performa akibat panas berlebih selama proses transfer berdurasi panjang. Keberadaan kabel yang terintegrasi langsung juga meniadakan risiko kehilangan kabel penghubung saat bepergian.

Mengenai kompatibilitas media simpan, enclosure SSD Ugreen ini dapat menampung SSD M.2 NVMe PCIe dengan kapasitas ruang simpan hingga 8TB. Perangkat mendukung beragam form factor standar industri, mulai dari tipe berukuran ringkas 2230, 2242, 2260, hingga ukuran panjang umum 2280.

Baca Juga: SanDisk ELE Portable SSD Resmi Dirilis: Harga, Spesifikasi, dan Fitur Unggulan

Rentang ukuran tersebut memungkinkan pengguna memanfaatkan kembali modul SSD bekas dari laptop tipis maupun perangkat genggam untuk dijadikan media penyimpanan eksternal. Fleksibilitas fisik ini semakin lengkap berkat dukungan soket untuk modul dengan konfigurasi pin M-Key maupun B+M Key, sementara kapasitas maksimal 8TB sangat memadai untuk menampung file multimedia berukuran masif.

Untuk kemudahan pengoperasian lintas perangkat, produk ini bekerja secara plug-and-play pada sistem operasi Windows, macOS, dan Linux tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak tambahan. Kompatibilitas tersebut juga mencakup perangkat laptop seperti MacBook guna memperluas ruang penyimpanan file dengan praktis.

Fungsionalitas teknisnya turut dilengkapi dukungan perintah TRIM untuk menjaga keandalan penulisan data jangka panjang, serta sistem pemantauan SMART guna memeriksa status kesehatan drive secara berkala. Fitur TRIM memungkinkan kontroler drive membersihkan blok data usang secara optimal, sedangkan protokol SMART memberikan pembacaan parameter teknis untuk mendeteksi potensi kerusakan media simpan sedini mungkin.

Baca Juga: Review Ugreen GaN Kepala Charger 65W, 100W dan Kabel USB-C Fast Charging

Guna mengoptimalkan efisiensi daya dan meminimalkan peningkatan suhu saat tidak aktif, perangkat ini diprogram untuk otomatis masuk ke mode tidur setelah 15 menit tidak digunakan. Penghentian aktivitas sementara ini bermanfaat untuk menekan konsumsi energi ketika dihubungkan ke komputer jinjing yang mengandalkan daya baterai.

Siklus istirahat tersebut juga membantu menjaga komponen memori flash tidak terus berada dalam status operasional aktif saat sistem komputer sedang ditinggalkan.

Terkait performa transmisi data, model 20Gbps membutuhkan port USB 3.2 Gen 2×2 khusus pada perangkat induk untuk dapat mengeluarkan potensi kecepatan tertingginya secara penuh. Protokol USB 3.2 Gen 2×2 beroperasi dengan memanfaatkan dua jalur transfer data sekaligus untuk mencapai laju maksimal tersebut.

Apabila enclosure varian 20Gbps tersebut dicolokkan ke antarmuka port Thunderbolt 3 atau Thunderbolt 4, kecepatan transfer akan dibatasi dan hanya beroperasi pada tingkat 10Gbps karena keterbatasan fallback jalur tunggal pada sistem interkoneksi tersebut. Karakteristik teknis ini menuntut pengguna untuk memastikan ketersediaan port USB berkecepatan ganda pada motherboard komputer mereka jika ingin memaksimalkan bandwidth transfer data.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Dewita

Teknologi itu adalah karya seni! semakin diikuti semaki tidak ada habisnya. Tertarik dengan dunia Smartphone khususnya Android

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment