Samsung kembali menggemparkan pasar ponsel lipat dengan merilis Galaxy Z Fold8 pada Juli 2026. Generasi kedelapan dari seri Fold ini hadir dengan desain makin ringkas, performa gahar, dan sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, Galaxy Z Fold7.
Yang paling mencolok dari Galaxy Z Fold8 adalah bobotnya yang kini hanya 201 gram — lebih ringan dari Galaxy Z Fold7 yang berbobot 239 gram. Penurunan hampir 40 gram ini bikin ponsel terasa jauh lebih nyaman digenggam, bahkan saat dipakai dalam waktu lama. Samsung sepertinya serius mengejar kenyamanan penggunaan harian di lini foldable mereka.
Baca Juga:
- Motorola Razr Fold 5G Resmi Dirilis: Ponsel Lipat Premium dengan Kamera DXOMARK Gold
- HP Gaming Android Terbaik di Juli 2026: 7 Rekomendasi dari 10 Jutaan sampai 20 Jutaan
Desain dan Layar

Desain cover Samsung Galaxy Z Fold8. Sumber: Carisinyal.
Galaxy Z Fold8 mengusung konsep desain lipat berukuran paspor saat dalam kondisi terlipat — sebuah pendekatan yang bikin ponsel ini compact tapi tetap fungsional. Layar cover Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 5,5 inci dengan rasio 10:16, ideal banget buat scrolling media sosial, bales chat, atau navigasi cepat tanpa harus membuka layar utama.
Resolusi layar cover mencapai 1248×1972 piksel dengan kerapatan 428 ppi dan refresh rate adaptif 120Hz. Layar ini dilindungi Corning Gorilla Glass Ceramic 2 yang menawarkan perlindungan ekstra terhadap goresan dan benturan ringan.
Begitu dibuka, kamu disambut layar utama Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 7,6 inci. Tablet mini dalam genggaman — cocok buat multitasking split-screen, nonton film, baca dokumen, atau editing ringan. Resolusinya 1828×2448 piksel dengan kerapatan 403 ppi dan refresh rate 120Hz yang sama mulusnya. Rasio 4:3 memberikan ruang kerja yang lega.
Samsung juga menyematkan Armor FlexHinge — engsel generasi terbaru yang diklaim lebih mulus saat dibuka-tutup dan sudah teruji untuk penggunaan jangka panjang. Dimensi saat terbuka 161,4×123,9×4,5 mm (sangat tipis!), dan saat terlipat 81,9×123,9×9,7 mm — mudah masuk saku.
Yang gak kalah penting: sertifikasi IP48. Artinya perangkat ini tahan debu dan tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Jarang ada ponsel lipat yang dapat rating water resistance setinggi ini.
Performa dan Dapur Pacu

Antarmuka Samsung Galaxy Z Fold8. Sumber: Carisinyal.
Di sektor dapur pacu, Galaxy Z Fold8 diperkuat chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 — prosesor flagship terkini dari Qualcomm yang dibangun di arsitektur 3nm. Chip ini menjanjikan performa kelas atas untuk gaming berat, editing video 4K, rendering 3D, hingga multitasking ekstrem dengan banyak aplikasi terbuka sekaligus.
RAM tersedia dalam varian 12GB dan 16GB LPDDR5X, sementara penyimpanan internal UFS 4.0 hadir mulai 256GB, 512GB, hingga 1TB. Sayangnya, tidak ada slot microSD — jadi pastikan kamu pilih varian penyimpanan yang sesuai kebutuhan sejak awal.
Perangkat ini menjalankan Android 17 dengan One UI 9 sebagai antarmuka khas Samsung. Samsung menjanjikan update OS hingga 7 kali dan update keamanan hingga 7 tahun — jadi perangkat ini dijamin aman dan up-to-date hingga 2033. Komitmen jangka panjang yang jarang ditemui di brand lain.
Kamera: Dual 50MP yang Mengesankan
Sektor fotografi Galaxy Z Fold8 cukup menarik. Kamera utama terdiri dari dua sensor 50MP: lensa wide (f/1.8) dengan PDAF dan OIS, serta lensa ultrawide (f/1.9) dengan sudut pandang 120 derajat yang juga dilengkapi PDAF. Setup ini dilengkapi LED flash dan EIS untuk stabilisasi video.
Menariknya, baik kamera utama maupun ultrawide sama-sama beresolusi 50MP. Ini jadi peningkatan dari generasi sebelumnya yang biasanya menggunakan sensor lebih rendah untuk lensa ultrawide. Hasil foto dari kedua lensa punya konsistensi warna dan detail yang lebih baik karena sensornya setara.
Untuk selfie, ada dua kamera depan. Kamera depan utama 10MP (f/2.2) dengan FOV 100 derajat di layar utama — cocok buat video call atau selfie grup. Kamera depan cover 10MP (f/2.2) dengan FOV 85 derajat untuk selfie cepat saat ponsel dalam kondisi terlipat. Semua kamera mampu merekam video hingga 4K 60fps.
Baterai dan Pengisian Daya
Galaxy Z Fold8 dibekali baterai Si/C Li-Ion berkapasitas 4.800 mAh — teknologi silikon-karbon yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional. Baterai ini diklaim mampu bertahan hingga 26 jam untuk streaming video, cukup buat binge-watching seharian penuh.
Pengisian daya 45W via kabel bisa mengisi hingga 63% dalam 30 menit — gak perlu nunggu lama kalau baterai mulai habis. Fitur pengisian lengkap juga tersedia: wireless charging 20W, reverse charging via kabel, dan reverse wireless charging 4.5W. Praktis buat isi daya Galaxy Buds atau Galaxy Watch kamu saat darurat.
Konektivitas lengkap termasuk Wi-Fi 7 tri-band, Bluetooth 6.0 dengan aptX HD, NFC, GPS multikonstelasi (GPS, GALILEO, GLONASS, BDS, QZSS), dan USB Type-C 2.0 dengan OTG. Dual SIM dengan slot khusus plus eSIM juga tersedia — fleksibel buat yang butuh dua nomor aktif. Tidak ada jack audio 3.5mm, jadi pastikan pakai TWS atau adapter USB-C.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Galaxy Z Fold8 tersedia dalam empat pilihan warna: Graphite, Cream, Lavender, dan Pistachio — semuanya bernuansa elegan dan kalem khas Samsung. Berikut daftar harga resminya:
- Samsung Galaxy Z Fold8 (12GB/256GB): Rp28.499.000
- Samsung Galaxy Z Fold8 (12GB/512GB): Rp32.499.000
- Samsung Galaxy Z Fold8 (16GB/1TB): Rp40.499.000
Dengan harga mulai Rp28 jutaan, Galaxy Z Fold8 bersaing di segmen ponsel lipat ultra-premium. Kompetitor terdekatnya termasuk Motorola Razr Fold 5G yang mengandalkan kamera DXOMARK Gold dan desain clamshell yang berbeda. Buat kamu yang menginginkan pengalaman foldable terbaik dari ekosistem Samsung dengan layar besar dan produktivitas maksimal, Z Fold8 jelas jadi pilihan utama di 2026.
Baca Juga:









Leave a Comment