PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan perannya dalam fase pemulihan pascabencana di Aceh. Tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur telekomunikasi, Telkom juga menjalankan berbagai program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan anak, pemulihan fasilitas umum, hingga pendampingan psikososial.
Dukungan kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi karyawan, Serikat Karyawan, serta Relawan BUMN Peduli TelkomGroup yang diarahkan untuk mempercepat normalisasi aktivitas sosial masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Bersamaan dengan itu, TelkomGroup juga memprioritaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi agar konektivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kegiatan penyaluran bantuan dan bakti sosial bertajuk “Kita BISA Berbagi” dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Babo dan Desa Sulum di Kabupaten Aceh Tamiang, serta wilayah Pantai Kera dan Pangidam di Kabupaten Aceh Timur. Setiap lokasi mendapatkan dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Baca juga: TelkomGroup Libatkan Program Trauma Healing dalam Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang
Di Desa Babo, Telkom menyalurkan perlengkapan pendukung proses belajar mengajar, bantuan logistik, serta lampu tenaga surya sebagai sumber pencahayaan alternatif. Selain bantuan fisik, Telkom juga menggelar sesi berbagi dengan para guru dan pembelajaran interaktif bagi siswa untuk membantu anak-anak kembali beraktivitas belajar dengan nyaman.
Sementara itu, di Desa Sulum, bantuan kemanusiaan dilengkapi dengan kegiatan bakti kebersihan di sekolah dan rumah ibadah. Dukungan yang diberikan mencakup perlengkapan pendidikan, alat kebersihan dan pemeliharaan fasilitas umum, sandang layak pakai, serta dukungan utilitas berupa pompa air dan lampu tenaga surya guna menunjang aktivitas masyarakat.
Di wilayah Pantai Kera dan Pangidam, Kabupaten Aceh Timur, Telkom memfokuskan bantuan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui distribusi logistik skala besar seperti sembako dan pakaian, serta penyediaan sumber daya listrik darurat menggunakan solar cell dan genset.
EVP Telkom Regional 1 Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto, menyampaikan bahwa kehadiran Telkom dalam masa pemulihan pascabencana merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan. “Memasuki masa pemulihan dan normalisasi pascabencana, Telkom berkomitmen untuk terus hadir dan berjalan bersama masyarakat yang terdampak. Melalui kolaborasi seluruh insan TelkomGroup, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menguatkan, membantu anak-anak kembali belajar dengan nyaman, serta mendukung lingkungan sosial masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan,” ujarnya.
Sebelumnya, Telkom juga telah menyalurkan dukungan kemanusiaan di Kota Subulussalam melalui kolaborasi dengan Danantara dan Relawan Peduli BUMN TelkomGroup. Dalam kegiatan tersebut, Telkom memberikan bantuan pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah kepada siswa di sejumlah sekolah dasar serta menggelar program pendampingan trauma healing bagi 130 siswa sebagai bagian dari pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.
Selain pendidikan dan pendampingan psikologis, Telkom turut mendukung pemulihan sarana ibadah dan sanitasi dengan menyalurkan paket kebersihan, paket ibadah, serta bantuan Sarana Air Bersih (SAB) di beberapa desa. Dukungan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat, menjaga sanitasi lingkungan, serta menunjang aktivitas ibadah dan proses belajar mengajar.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan Telkom tetap hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melalui upaya pemulihan layanan telekomunikasi tetapi juga melalui dukungan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga masyarakat dapat kembali bangkit dan beraktivitas dengan normal,” tutup Dwi.








Leave a Comment