Xiaomi secara resmi meluncurkan perangkat pijat terbarunya bernama Xiaomi Mijia Fascia Gun 3C di pasar China. Alat relaksasi otot ini mengusung rancangan yang mencakup 16 kepala pijat tetap yang bekerja secara bersamaan untuk memberikan tekanan ke area tubuh pengguna.
Dilansir dari gizmochina.com, model ini hadir menyusul keberadaan Mijia Multi-Head Massage Gun 3 yang sebelumnya dirilis dengan tiga kepala pijat yang dapat diganti. Berbeda dari pendahulunya, varian baru ini menggunakan susunan kepala pijat berbahan EVA yang lembut dan elastis secara permanen pada bodi perangkat.

Karakteristik bahan EVA tersebut berfungsi menyerap benturan keras langsung ke area tulang serta meminimalkan gesekan kasar pada kulit.
Baca Juga: Xiaomi MiJia No-Mist Humidifier 3: Inovasi Terbaru untuk Udara Bersih dan Segar

Pihak produsen menyatakan bahwa Xiaomi Mijia Fascia Gun 3C memiliki area relaksasi teoretis yang mencapai 14.070 mm². Tekanan yang dihasilkan memiliki kedalaman penekanan sebesar 4mm dan kedalaman hentakan 4mm ke permukaan otot yang dituju.
Secara teknis, angka kedalaman penekanan dan hentakan 4mm menempatkan perangkat ini pada kategori relaksasi fasia superfisial, bukan stimulasi jaringan dalam yang agresif. Amplitudo tersebut dinilai ramah bagi pengguna umum untuk meredakan ketegangan fisik harian tanpa memicu nyeri berlebih pada serat otot.
Melalui struktur multi-kepala tersebut, desain ini diklaim hingga 16 kali lebih efisien dalam merelaksasi area tubuh jika dibandingkan dengan alat pijat berkepala tunggal versi terdahulu buatan Xiaomi.
Baca Juga: Xiaomi Mijia No-Fog Humidifier 3 (800): Humidifier Pintar dengan Kapasitas Besar dan Fungsi Lengkap
Perangkat ini ditujukan khusus untuk membantu pemulihan otot pada bagian punggung bawah, pinggul, dan kaki. Rancangannya memungkinkan pengguna untuk memakai alat secara mandiri tanpa harus terus-menerus memegangnya dengan tangan selama pengoperasian.
Kemudahan pemakaian pasif ini sangat membantu menjangkau area belakang tubuh tanpa membebani otot pergelangan tangan atau bahu.
Dari segi performa mekanis, perangkat ini mampu menghasilkan daya dorong hingga 25kg. Daya dorong 25kg merupakan kapasitas penahan beban yang cukup kuat agar motor penggerak tidak mudah terhenti atau macet saat menerima tekanan berat dari bobot tubuh pengguna.
Baca Juga: Xiaomi MIJIA C1: Pena Kamus Canggih untuk Belajar Bahasa
Ketahanan torsi ini sangat penting saat pengguna menyandarkan tubuh secara penuh ke bantalan getar.
Sistem operasional Xiaomi Mijia Fascia Gun 3C menyediakan dua mode kerja serta tiga tingkat kecepatan yang dapat disesuaikan. Mode frekuensi tetap beroperasi pada pilihan kecepatan 1.400 rpm, 2.000 rpm, atau 2.500 rpm untuk memberikan ritme getaran yang konsisten.
Tingkat kecepatan rendah cocok untuk pemanasan jaringan otot, sedangkan frekuensi yang lebih tinggi membantu memperlancar sirkulasi pada lapisan otot yang tebal.
Sementara itu, mode frekuensi variabel bekerja secara fluktuatif pada rentang 1.400–1.900 rpm, 1.700–2.200 rpm, serta 2.000–2.500 rpm dengan toleransi kecepatan sebesar ±8%. Variasi ritme dinamis ini membantu mencegah jaringan tubuh beradaptasi terhadap stimulasi getaran yang monoton tanpa perlu mengubah setelan manual secara terus-menerus.
Untuk mendukung mobilitas, Xiaomi menyematkan baterai internal berkapasitas 1.900mAh. Baterai tersebut diklaim mampu bertahan hingga 12 hari jika dipakai dengan durasi 10 menit per hari.
Klaim ketahanan tersebut didasarkan pada hasil pengujian pengoperasian selama sekitar 120 menit pada tingkat kecepatan pertama dengan beban kerja 3kg pada suhu ruangan 25°C. Proses pengisian ulang daya dilakukan menggunakan port USB Type-C yang memudahkan pengisian daya menggunakan adaptor perangkat elektronik standar.
Perangkat ini juga dilengkapi fungsi memori yang secara otomatis menyimpan pengaturan operasional terakhir untuk mempermudah pemakaian rutin berikutnya. Di pasar China, Xiaomi Mijia Multi-Head Fascia Gun 3C telah tersedia melalui skema pemesanan awal (pre-order) dengan harga eceran yang disarankan sebesar 299 yuan atau sekitar $42.









Leave a Comment