Segmen HP Rp1 jutaan kembali kedatangan pemain baru. Advan X1 Neo yang sebelumnya hanya muncul sebagai produk pre-order di toko online kini sudah punya harga resmi: Rp1.799.000 untuk varian 4 GB/64 GB. Angka itu menempatkannya di batas atas kelas entry-level, wilayah yang biasanya diisi ponsel dengan kompromi cukup banyak.
Menariknya, Advan tidak memangkas semuanya. Di kelas harga ini X1 Neo justru menyertakan NFC, sesuatu yang masih jarang di ponsel sejuta tujuh. Pertanyaannya, apakah kombinasi layar 6,8 inci, Helio G85, dan baterai 5.000 mAh cukup masuk akal untuk uang sebesar itu?
Spesifikasi Advan X1 Neo
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya berdasarkan data yang tercantum di halaman produk:
| Layar | TFT LCD 6,8 inci, 720 x 1640 piksel (HD+) |
| Chipset | MediaTek Helio G85, octa-core (2x 2,0 GHz Cortex-A75 + 6x 1,8 GHz Cortex-A55), GPU Mali-G52 MC2 |
| Memori | RAM 4 GB LPDDR4X, penyimpanan 64 GB eMMC 5.1, slot microSD hybrid |
| Kamera belakang | 13 MP (wide) dengan autofokus dan LED flash |
| Kamera depan | 5 MP (wide) |
| Baterai | Li-Ion 5.000 mAh, pengisian 10W via USB Type-C 2.0 |
| Konektivitas | 4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band, Bluetooth, NFC, GPS, jack 3,5 mm, OTG |
| Sistem operasi | Android 16 |
| Dimensi | 171,8 x 76,4 x 9 mm, dual SIM (slot hybrid), tanpa eSIM |
| Warna | Orange |
| Harga | Rp1.799.000 (4 GB/64 GB) |

Layar 6,8 Inci dan Helio G85 untuk Pemakaian Harian
Layar 6,8 inci membuat X1 Neo terasa luas untuk menonton video, membuka media sosial, atau membaca. Panel yang dipakai adalah TFT LCD dengan resolusi HD+ 720 x 1640 piksel, jadi jangan berharap ketajaman setara panel Full HD. Di ukuran sebesar ini, piksel per inci memang tergolong rendah, tapi untuk konsumsi konten sehari-hari masih bisa diterima.
Dapur pacunya MediaTek Helio G85, chipset yang sudah cukup lama beredar dan banyak dipakai ponsel entry-level. Konfigurasi CPU-nya dua inti Cortex-A75 2,0 GHz plus enam inti Cortex-A55 1,8 GHz, dengan GPU Mali-G52 MC2. Untuk aplikasi pesan, media sosial, video, dan game ringan, kombinasi ini masih memadai. Untuk game berat dengan pengaturan tinggi, ekspektasinya perlu diturunkan.
Kapasitas RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB termasuk wajar di kelasnya. Karena slot microSD-nya hybrid, pengguna harus memilih antara kartu memori atau SIM kedua saat butuh ruang tambahan.
Kamera 13 MP dan Baterai 5.000 mAh dengan Pengisian 10W
Sektor fotografi Advan X1 Neo sederhana: satu kamera belakang 13 MP dengan autofokus dan flash LED, serta kamera depan 5 MP untuk panggilan video dan swafoto. Untuk kebutuhan dokumentasi dan unggahan media sosial dalam kondisi cahaya cukup, konfigurasi ini masih bisa diandalkan.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh, kapasitas yang sudah jadi standar di banyak ponsel modern. Yang perlu dicatat, pengisian dayanya hanya 10W lewat USB Type-C. Dengan kapasitas sebesar itu, mengisi dari kosong sampai penuh akan terasa lama, jadi kebiasaan mengisi daya malam hari atau saat sedang tidak dipakai jadi lebih masuk akal.
Hal lain yang jarang ditemui di kelas ini adalah keberadaan jack audio 3,5 mm. Bagi pengguna yang masih memakai earphone kabel, ini nilai tambah tersendiri. Sensor sidik jarinya menyatu dengan tombol daya di sisi perangkat.
NFC Jadi Pembeda di Kelas Rp1,7 Jutaan
Fitur yang paling menonjol justru NFC. Di rentang harga di bawah Rp2 juta, tidak semua ponsel menyertakan fitur ini, padahal penggunaannya kini cukup luas: mulai dari pembayaran nirsentuh, cek saldo kartu uang elektronik, sampai membaca kartu akses. Bagi pengguna yang sering bertransaksi digital, kehadiran NFC bisa jadi alasan utama memilih X1 Neo dibanding ponsel lain di harga serupa.
Soal perangkat lunak, X1 Neo sudah menjalankan Android 16 sejak awal. Sayangnya belum ada keterangan resmi soal durasi dukungan pembaruan sistem untuk perangkat ini, hal yang perlu dipertimbangkan jika berencana memakainya dalam jangka panjang.
Harga dan Posisinya di Pasar HP Murah
Dengan harga Rp1.799.000, Advan X1 Neo berada sedikit di atas beberapa pesaing entry-level. Sebagai gambaran, Evercoss Luna V6 Lite dibanderol Rp1.349.000 dengan baterai 5.000 mAh juga, tetapi tanpa NFC dan dengan RAM lebih kecil. Sementara di jenjang Rp3 jutaan ada Samsung Galaxy A08 yang menawarkan panel AMOLED, sertifikasi IP64, dan jaminan pembaruan OS lebih panjang.
Artinya, X1 Neo memosisikan diri sebagai ponsel pertama yang “cukup lengkap”: layar besar, baterai besar, Android terbaru, dan NFC, tanpa melompat ke kelas Rp2 jutaan. Advan juga sudah punya pengalaman di segmen perangkat terjangkau lewat jajaran tabletnya, seperti Advan Tab V11.
Yang perlu dicatat, pilihan warna X1 Neo hanya satu, yaitu Orange. Bagi sebagian orang ini justru jadi daya tarik karena tampil beda dari ponsel hitam yang mendominasi kelas harga ini, tapi bagi yang mencari opsi netral, pilihannya terbatas.
Baca Juga:









Leave a Comment