Kapal Jidi telah menyelesaikan uji coba aplikasi kuasi-operasional sistem internet satelit buatan dalam negeri di rute Arktik dalam pelaksanaan tim ekspedisi Samudra Arktik ke-16 Tiongkok. Pelayaran yang diselenggarakan oleh Kementerian Sumber Daya Alam ini membuktikan keandalan internet satelit kutub Tiongkok untuk menghubungkan kawasan Arktik, Antartika, hingga Dataran Tinggi Qinghai-Tibet.
Koneksi Antarkutub dan Uji Latensi Rendah
Pengujian internet satelit kutub Tiongkok tersebut berhasil merealisasikan panggilan video multi-titik yang melibatkan kapal Jidi, Stasiun Qinling, wilayah Danau Lhasa di Tibet, serta Biro Beihai. Dalam pengujian panggilan video antara Kutub Utara dan Kutub Selatan, sistem satelit buatan dalam negeri ini mencatatkan latensi komunikasi yang sangat singkat, yakni tidak melebihi 1 detik.
Kecepatan Jaringan Konstelasi GW dan Telemedis
Jaringan komunikasi tersebut didukung oleh Konstelasi GW milik China Satellite Network Group yang mencatatkan kecepatan transmisi unggah dan unduh maksimal sekitar 30 Mbps di wilayah kutub. Pemanfaatan konektivitas ini mendukung operasional tim, termasuk penyediaan layanan telemedis jarak jauh secara daring bagi anggota ekspedisi yang sakit melalui sesi konsultasi video langsung dengan dokter rumah sakit di Kota Qingdao.
Selama pelayaran berlangsung, jaringan komunikasi memfasilitasi kebutuhan data ekspedisi dengan catatan:
- Transmisi lebih dari 300 dokumen selama misi berlangsung.
- Total volume data yang dikirimkan melampaui 100 GB.
- Penyelenggaraan lebih dari 40 sesi rapat video jarak jauh.
Jadwal Operasional Armada Ekspedisi
Dalam menjalankan misi ekspedisi Samudra Arktik ke-16 Tiongkok, Kementerian Sumber Daya Alam mengerahkan armada yang terdiri dari kapal Xuelong, Xuelong 2, Jidi, dan Tansuo 3. Kapal Xuelong bersama Xuelong 2 tercatat telah kembali ke Shanghai pada 30 September, sementara kapal Jidi dan Tansuo 3 dijadwalkan tiba kembali pada pertengahan Oktober.
Informasi dalam artikel ini dikutip dari laporan IT之家 mengenai uji coba internet satelit di rute Arktik.
Baca juga:








Leave a Comment