Anthropic Rilis Claude Sonnet 5.0, Jalan Tengah yang Lebih Aman dan Murah

Dewita

No comments
Anthropic Rilis Claude Sonnet 5.0: Lebih Aman dan Murah
Anthropic Rilis Claude Sonnet 5.0, Jalan Tengah yang Lebih Aman dan Murah. Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Anthropic kembali membuat gebrakan di dunia kecerdasan buatan dengan merilis Claude Sonnet 5.0. Model ini diposisikan sebagai jalan tengah yang cerdas: lebih aman, lebih hemat biaya, dan lebih mumpuni dalam mengerjakan tugas-tugas kompleks sebagai agen AI.

Baca Juga: Microsoft Percepat Kriptografi Pasca-Kuantum, Target 2029

Bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, Sonnet 5.0 bisa menjadi pilihan menarik.

Dilansir dari The Register, Sonnet 5.0 diklaim sebagai model paling agentic yang pernah dibuat Anthropic. Perusahaan menyebutkan adanya peningkatan signifikan dalam penalaran, penggunaan alat, pemrograman, dan pekerjaan berbasis pengetahuan.

Baca Juga: Serangan BioShocking Curi Kredensial Pengguna Lewat Peramban AI

Fokus utama dari pembaruan ini terletak pada aspek keamanan. “Penilaian keamanan kami menemukan bahwa Sonnet 5 menunjukkan tingkat perilaku yang tidak diinginkan yang lebih rendah secara keseluruhan dibandingkan Sonnet 4.6, dan secara umum lebih aman digunakan dalam konteks agen,” ujar Anthropic. Model ini juga lebih baik dalam menolak permintaan berbahaya, menghindari injeksi prompt, mengurangi halusinasi, serta menekan perilaku menjilat pengguna (sycophancy).

Dari sisi biaya, Sonnet 5.0 menawarkan tarif yang lebih bersahabat dibandingkan model papan atas seperti Opus. Sebagai gambaran, Opus dibanderol $5 per juta token masukan dan $25 per juta token keluaran.

Sementara itu, mulai September, pengguna Sonnet hanya perlu membayar $3 per juta token masukan dan $15 per juta token keluaran. Bahkan, hingga akhir Agustus, ada penawaran spesial dengan harga $2 per juta token masukan dan $10 per juta token keluaran.

Selisih yang cukup besar untuk efisiensi anggaran perusahaan.

Dalam hal performa, Anthropic mengungkap bahwa hasil pengujian internal dan pihak ketiga menunjukkan keunggulan Sonnet 5.0 atas pendahulunya. “Di seluruh rangkaian benchmark internal dan pihak ketiga, Sonnet 5 menunjukkan peningkatan jelas dibandingkan Claude Sonnet 4.6 dalam pemrograman, pencarian agen, penalaran multimodal, dan kinerja tugas profesional,” tulis Anthropic dalam kartu sistemnya. Meski demikian, secara keseluruhan kinerjanya masih berada di bawah model Opus dan Mythos.

Kemampuan agen Sonnet 5.0 diuji dalam skenario nyata oleh seorang insinyur Zapier. Ia memberikan tugas dua bagian: memperbarui database kontak dan mengirim pemberitahuan.

Tugas yang gagal diselesaikan oleh Sonnet versi sebelumnya itu kini berhasil dituntaskan oleh Sonnet 5.0 secara ujung ke ujung, menunjukkan lompatan dalam penyelesaian tugas jarak jauh (long horizon tasks).

Menariknya, Anthropic secara tegas menyatakan tidak melatih Sonnet 5.0 untuk keamanan siber. Pernyataan ini muncul di tengah pengumuman bahwa Departemen Perdagangan AS pada Juni 2026 memberlakukan arahan kontrol ekspor sementara yang membatasi akses asing ke model Mythos 5 dan Fable 5.

Sonnet 5.0 sendiri dijaga agar tidak menghasilkan kode serangan ofensif; saat diminta menulis eksploitasi untuk Firefox, model ini gagal menyelesaikan tugas, meski sedikit lebih maju dari Sonnet 4.6.

Baca Juga: Studi ICCT: Transisi Listrik Agresif Bisa Selamatkan 8,8 Juta Nyawa pada 2050

Anthropic menambahkan, “Perubahan terakhir ini kemungkinan disebabkan oleh peningkatan kecerdasan umum, bukan pelatihan khusus.” Artinya, kemampuan keamanan yang lebih baik lahir dari desain model yang lebih pintar secara alami, bukan dari rekayasa spesifik. Dengan kombinasi harga, keamanan, dan performa yang ditawarkan, Sonnet 5.0 menjadi opsi seimbang bagi pengguna yang membutuhkan AI andal tanpa kompromi berlebihan.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Dewita

Teknologi itu adalah karya seni! semakin diikuti semaki tidak ada habisnya. Tertarik dengan dunia Smartphone khususnya Android

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment