Geely resmi memperkenalkan Galaxy Starshine 6 EM-i sebagai sedan plug-in hybrid (PHEV) terbaru yang dipersenjatai dengan teknologi baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) dan sistem hybrid generasi baru Thor EM-i. Kehadiran mobil ini menjadi strategi Geely untuk memperluas jajaran kendaraan ramah lingkungan di segmen menengah, sekaligus menantang dominasi BYD di pasar PHEV China.
Dilansir dari CarNewsChina, Galaxy Starshine 6 EM-i hadir dengan pilihan baterai berkapasitas 8,5 kWh hingga 17 kWh. Opsi tersebut menghasilkan tiga varian jarak tempuh murni listrik (EV mode), yaitu 50 km, 100 km, dan hingga 125 km berdasarkan standar CLTC. Dengan fleksibilitas ini, pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan jarak harian maupun perjalanan yang lebih panjang.
Dapur pacu Galaxy Starshine 6 EM-i mengandalkan mesin 1.5 liter bertenaga 82 kW yang berpadu dengan motor listrik dari sistem Thor EM-i. Kombinasi ini membuat mobil mampu mencapai kecepatan puncak hingga 180 km/jam, memberikan keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan performa.
Dari sisi tampilan, Geely mengusung filosofi “Ripple Aesthetics” yang menampilkan grille trapezoidal dengan aksen krom vertikal, lampu depan ramping, serta bodi fastback dengan garis pinggang ganda. Pada bagian belakang, mobil ini dibekali lampu LED memanjang penuh dan knalpot tersembunyi, sehingga memberikan kesan modern sekaligus aerodinamis.

Masuk ke dalam kabin, Galaxy Starshine 6 EM-i menawarkan nuansa premium dengan opsi dua warna interior, layar digital 10,2 inci, serta layar pusat mengambang berukuran 14,6 inci. Sistem infotainment berjalan di atas Flyme Auto yang mendukung kendali sentuh dan tombol fisik. Fitur tambahan mencakup jok kulit, ambient lighting, pengisian daya nirkabel 50W, kursi depan berpemanas, hingga sistem kamera 360 derajat.
Geely Galaxy Starshine 6 EM-i akan diposisikan sebagai pilihan PHEV keluarga entry-level dengan harga di bawah Galaxy A7. Meski harga resmi belum diumumkan, berbagai sumber memperkirakan kisaran harga berada antara 80.000 hingga 105.000 yuan, atau sekitar 11.000 hingga 15.000 dolar AS. Informasi harga resmi diperkirakan segera diumumkan, sementara penjualan awal akan dimulai di pasar China.
Untuk pasar Indonesia, hingga kini Geely belum memberikan konfirmasi resmi apakah Galaxy Starshine 6 EM-i akan dipasarkan secara lokal. Namun, dilansir dari cnevpost (17/5), Geely telah menegaskan rencana menghadirkan 5 hingga 7 model baru di Indonesia dalam tiga tahun ke depan, termasuk varian PHEV. Hal ini membuka peluang bagi Starshine 6 EM-i untuk masuk ke Tanah Air di masa mendatang, meskipun saat ini masih sebatas spekulasi.
Dengan kombinasi baterai LFP, pilihan jarak tempuh fleksibel, desain modern, serta fitur lengkap, Geely Galaxy Starshine 6 EM-i siap menjadi penantang kuat bagi BYD Qin Plus DM-i, Seal 06 DM, dan Seal 07 DM yang kini mendominasi segmen PHEV menengah.