Battlefield 6 Open Beta Pecahkan Rekor Call of Duty, Mantan CEO Blizzard: “Battlefield Akan Boot Stomp CoD Tahun Ini”

Ahmad

No comments
Battlefield 6 vs Call Of Duty
Gambar Ilustrasi "Battlefield 6 vs Call Of Duty" dibuat menggunakan AI

Battlefield 6 Open Beta ternyata bukan cuma ajang uji coba teknis, tapi juga jadi bukti bahwa franchise ini masih punya taring di dunia FPS. Dilansir dari PC Gamer, jumlah pemain simultan di Steam untuk Battlefield 6 selama masa Open Beta berhasil menembus 521.079 pemain, mengalahkan rekor Call of Duty yang sebelumnya berada di angka 491.670. Angka ini juga empat kali lipat lebih tinggi dibanding puncak pemain Battlefield 2042.

Bukan cuma angka yang bikin heboh, komentar dari mantan CEO Blizzard, Mike Ybarra, juga ikut memanaskan persaingan. Seperti dikutip dari Tom’s Hardware, Ybarra menilai Battlefield 6 berpotensi “boot stomp” atau mengalahkan Call of Duty tahun ini.

“Saya rasa ini akan menjadi kemenangan besar untuk para pemain, karena Call of Duty tidak akan bisa malas lagi,” kata Ybarra, menyinggung penurunan kualitas seri CoD belakangan ini.

Persaingan Dua Raksasa FPS

Sejak lama, Call of Duty dan Battlefield sudah jadi rival abadi di genre FPS. Namun, beberapa tahun terakhir, Call of Duty memang lebih dominan, terutama dengan mode battle royale Warzone. Keberhasilan Battlefield 6 Open Beta menarik setengah juta pemain sekaligus di Steam jelas memberi sinyal bahwa EA dan DICE sedang dalam jalur yang tepat.

Menariknya, puncak jumlah pemain ini dicapai hanya dalam beberapa hari pertama beta dibuka. Artinya, hype dan rasa penasaran gamer sangat tinggi, bahkan sebelum game ini resmi dirilis.

Tantangan Menuju Rilis Penuh

Meski rekor ini jadi kabar baik, Battlefield 6 tetap menghadapi sejumlah tantangan serius yang harus diselesaikan sebelum rilis resmi:

  • Crash pada GPU Intel Arc A‑series – Pemain dengan GPU Intel Arc A-series (A380 hingga A770) melaporkan game sering crash saat matchmaking, pemuatan peta, atau saat bermain. Intel telah memberikan solusi sementara, seperti beralih ke mode Full Screen atau Windowed, sambil menyiapkan update driver. Baca selengkapnya di Tom’s Hardware.
  • Tanpa Server Browser Resmi – DICE hanya menyediakan sistem matchmaking dan mode Portal, tanpa opsi server browser seperti seri sebelumnya, memicu protes komunitas. Laporan lengkap dari Windows Central.
  • Cheating di Awal Beta – Cheat seperti wallhack dan aimbot muncul hanya beberapa jam setelah beta dimulai, menandakan sistem anti-cheat EA/Javelin masih butuh peningkatan. Selengkapnya di Polygon.
  • TTK Cepat & Kritik UI – Mekanik tempur baru mempercepat TTK yang dianggap terlalu cepat, mirip Call of Duty, memicu debat strategi. UI juga dikritik membingungkan. Baca ulasannya di Polygon.
  • Bug Teknis & UI Belum Lengkap – Beberapa fitur belum berfungsi optimal, seperti tombol ‘Close Map’, gadget prompt, spotting dalam kendaraan, dan animasi yang belum final. Rincian bug di AS.com dan Twisted Voxel.

Baca juga: Battlefield 6 Siap Rilis Oktober 2025, Ini Bocoran Harga dan Versi Phantom-nya

Apakah Ini Titik Balik Battlefield?

Dengan hype yang mengalahkan Call of Duty di Steam dan dukungan moral dari tokoh besar industri game, Battlefield 6 punya momentum emas untuk kembali merebut hati gamer FPS. Pertanyaannya sekarang, bisakah momentum ini bertahan hingga perilisan final dan setelahnya?

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment