ChatGPT Slides Resmi Meluncur, Bikin Presentasi Tim Tanpa Buka PowerPoint

Abdullah

No comments
Ilustrasi ChatGPT Slides membuat presentasi otomatis - ChatGPT Slides - karya ilustrasi AI

OpenAI akhirnya menuntaskan salah satu janji yang menggantung sejak bulan lalu. Setelah merilis ChatGPT Space dengan paket Pages, Slides, dan Sheets, perusahaan baru mengaktifkan Slides pada 20 Oktober 2026. Sebelumnya, hanya Pages yang benar-benar bisa dipakai, sementara dua modul lainnya masih berstatus “segera hadir”.

Fitur ini bukan sekadar penambahan menu. ChatGPT Slides memindahkan sebagian pekerjaan menyusun dek presentasi ke dalam jendela obrolan yang sudah akrab bagi pengguna. Alih-alih membuka aplikasi presentasi terpisah, pengguna bisa meminta slide dibuat langsung dari percakapan yang sedang berjalan, dari dokumen yang diunggah, atau dari kerangka yang ditulis sendiri.

Dikutip dari ithome.com, pengumuman resmi disampaikan lewat akun ChatGPT di platform X. Perusahaan menjabarkan beberapa kemampuan yang langsung tersedia sejak hari pertama, mulai dari pembuatan dek otomatis sampai kolaborasi tim secara real-time.

Baca Juga:

Dari Chat Langsung Jadi Dek Presentasi

Ada tiga pintu masuk untuk memulai. Pertama, pengguna bisa memakai isi percakapan yang sudah ada sebagai bahan. Kedua, mengunggah berkas lalu meminta ChatGPT menyusun dek berdasarkan isinya. Ketiga, menulis kerangka manual dan membiarkan model mengisi detail tiap slide.

Selain jalur bebas itu, tersedia sejumlah templat bawaan. Pengguna yang tidak ingin mulai dari kanvas kosong bisa memilih templat, lalu menyesuaikan isinya. Pendekatan ini mirip dengan cara kerja alat presentasi berbasis awan pada umumnya, hanya saja instruksinya diberikan dalam bahasa sehari-hari.

Ilustrasi memilih template presentasi di ChatGPT Slides - ChatGPT Slides - karya ilustrasi AI
Gambar ilustrasi “Template presentasi ChatGPT Slides” dibuat menggunakan AI.

Yang membedakan, dek hasil generasi tetap hidup di dalam ekosistem ChatGPT. Pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk menyunting, meminta revisi, atau menambah slide baru. Semua permintaan lanjutan cukup diketik sebagai instruksi, dan model akan menyesuaikan bagian yang dimaksud.

Kolaborasi Tim ala Google Slides

Bagian yang paling menarik justru soal kerja bareng. Setelah dek selesai dibuat, pengguna bisa membagikannya ke anggota tim, persis seperti berbagi berkas di Google Slides. Rekan yang diundang dapat menyunting isi, mengubah tata letak, dan meninggalkan komentar secara langsung.

Yang lebih jauh, ChatGPT bisa diminta menindaklanjuti masukan tersebut. Jika ada anggota tim yang menulis komentar soal bagian tertentu, pengguna bisa menginstruksikan model untuk merevisi slide terkait sesuai catatan itu. Ini pola kerja yang jarang ditemui pada alat presentasi konvensional, di mana revisi biasanya dikerjakan manual satu per satu.

Ilustrasi tim mengedit presentasi bersama secara real-time - ChatGPT Slides - karya ilustrasi AI
Gambar ilustrasi “Kolaborasi tim di ChatGPT Slides” dibuat menggunakan AI.

Pendekatan ini menyambung dengan arah pengembangan ChatGPT beberapa waktu terakhir yang makin menekankan kerja kelompok, bukan pemakaian tunggal. Sebelumnya, OpenAI juga sudah membuka ruang diskusi bersama di dalam ChatGPT lewat fitur group chat.

Bisa Dibuka di PowerPoint dan Google Slides

Soal kompatibilitas, OpenAI tidak mengunci pengguna. Dek yang sudah jadi dapat dibuka di PowerPoint maupun Google Slides, sehingga tim yang sudah punya alur kerja mapan tidak perlu mengubah kebiasaan. Tersedia pula opsi mengunduh berkas dalam format PDF atau PowerPoint langsung dari ChatGPT.

Ilustrasi ekspor presentasi ke PowerPoint dan PDF - ChatGPT Slides - karya ilustrasi AI
Gambar ilustrasi “Ekspor ChatGPT Slides ke PowerPoint” dibuat menggunakan AI.

Untuk presentasi yang perlu dibagikan dalam bentuk cetak atau lampiran surel, ekspor PDF jadi pilihan praktis. Sementara bila dokumen masih akan diolah lebih lanjut oleh tim desain, format PowerPoint lebih masuk akal karena tetap bisa disunting di luar ChatGPT.

Cara memakainya pun sederhana. Pengguna yang punya akses cukup memberi perintah seperti meminta ChatGPT membuat slide berdasarkan berkas atau percakapan tertentu. Tidak ada menu tersembunyi atau pengaturan rumit yang harus dilewati lebih dulu.

Plus Belum Kebagian, Ini Alasannya

Kabar kurang sedap datang untuk pelanggan ChatGPT Plus. Fitur ini hanya terbuka bagi pemakai paket Pro, Business, dan Enterprise. Alasannya struktural: ChatGPT Slides adalah bagian dari ChatGPT Space, dan Space sendiri memang dirancang khusus untuk tiga tingkatan langganan tersebut.

Artinya, pengguna Plus harus menunggu, atau menaikkan paket bila memang butuh alat presentasi ini untuk pekerjaan sehari-hari. Bagi tim kecil yang belum berlangganan Business, keputusan ini jelas menambah pertimbangan biaya, terutama jika kebutuhan utamanya hanya membuat dek sesekali.

Dari sisi kompetisi, langkah ini menempatkan ChatGPT berhadapan langsung dengan alat presentasi berbasis AI lain, termasuk integrasi yang sudah lebih dulu hadir di dalam aplikasi kantor. Sebelumnya, OpenAI juga sempat menghadirkan jalur serupa lewat integrasi ke PowerPoint dalam versi beta. Dengan Slides, mereka kini menawarkan alternatif yang sepenuhnya berjalan di dalam produk sendiri.

Yang belum terjawab adalah seberapa konsisten kualitas keluaran antar topik. Presentasi teknis dengan banyak angka biasanya menuntut struktur berbeda dibanding dek pemasaran yang mengandalkan narasi visual. Pengalaman pengguna beberapa pekan ke depan akan jadi ujian pertama, seiring model dasar yang dipakai terus diperbarui.

Ada juga soal bahasa. Pengguna di Indonesia yang terbiasa menyusun materi dalam Bahasa Indonesia perlu memeriksa hasilnya lebih teliti, terutama untuk istilah teknis dan format angka. Model bahasa besar umumnya mampu menulis rapi, tetapi konsistensi gaya korporat tetap lebih aman dicek manual sebelum dek dipresentasikan ke klien atau manajemen.

Dari sisi harga, belum ada tambahan biaya terpisah untuk fitur ini. ChatGPT Slides menempel pada paket langganan yang sudah berjalan, jadi pengguna Pro, Business, dan Enterprise tidak perlu membayar lagi untuk mencobanya. Bila nanti OpenAI memisahkan produk ini seperti yang sempat dilakukan pada fitur lain, barulah perhitungan biayanya berubah.

Untuk sekarang, ChatGPT Slides sudah bisa dipakai. Bagi yang punya akses, fitur ini layak dicoba sebagai titik awal menyusun dek, lalu disempurnakan manual di aplikasi presentasi favorit. Bagi yang belum, setidaknya arah produk OpenAI makin jelas: bukan lagi sekadar chatbot, tapi ruang kerja lengkap. Ini juga melengkapi rangkaian pembaruan model yang mereka dorong belakangan ini, termasuk generasi GPT-5.6 dengan varian Sol, Terra, dan Luna.

Baca Juga: OpenAI Hadirkan Lockdown Mode untuk ChatGPT, Batasi Risiko Kebocoran Data

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment