Industri otomotif di Asia Tenggara semakin bergairah dengan langkah strategis terbaru dari Stellantis. Raksasa otomotif global ini secara resmi memulai perakitan lokal kendaraan listrik (EV) Leapmotor di pusat manufaktur mereka di Gurun, Kedah, Malaysia.
Baca Juga: Audi Nuvolari Convertible: CEO Isyaratkan Versi Atap Terbuka di Masa Depan
Pengumuman penting ini, yang disampaikan pada 4 Juni, menandai dimulainya produksi model Leapmotor C10, dengan model B10 yang akan menyusul.
Dilansir dari IT Home, inisiatif perakitan lokal ini merupakan bagian integral dari rencana jangka panjang Stellantis untuk memperkuat posisinya di kawasan. Perusahaan berharap dapat menjadikan Malaysia sebagai pusat manufaktur yang krusial, tidak hanya untuk memenuhi permintaan pasar domestik tetapi juga untuk mengevaluasi potensi ekspor ke pasar ASEAN yang lebih luas di masa depan.
Baca Juga: BYD Fangchengbao Titan 7 Dapat Update OTA Kelima dengan Banyak Fitur Baru
Langkah ini juga bertujuan untuk mendorong industrialisasi lokal di Malaysia dan mempermudah akses konsumen Malaysia terhadap produk mobilitas listrik murni berteknologi tinggi dan premium. Stellantis telah menunjukkan komitmen serius terhadap proyek ini dengan menginvestasikan 2.23 juta Euro khusus untuk pengembangan perakitan lokal.
Selain itu, perusahaan juga mengalokasikan belanja modal sebesar 3.1 juta Euro untuk meningkatkan jalur produksi dan infrastruktur di pabrik Gurun.
Model Leapmotor C10 saat ini sudah dalam tahap produksi, menunjukkan kemajuan signifikan dalam operasional pabrik. Sementara itu, rencana perakitan untuk model B10 diharapkan akan dimulai sebelum akhir tahun 2026.
Pada tahap awal ini, fokus produksi Stellantis adalah untuk memasok mobil-mobil baru ke pasar Malaysia.
Stellantis menegaskan bahwa perakitan lokal model Leapmotor adalah bagian dari rencana jangka panjang. “Perusahaan berharap untuk menjadikan Malaysia sebagai pusat manufaktur penting, sembari mendorong industrialisasi lokal, sehingga konsumen Malaysia lebih mudah mengakses produk mobilitas listrik murni berteknologi tinggi dan premium,” kata Stellantis.
Untuk memastikan kualitas dan keamanan produksi, teknisi dan operator perakitan di pabrik Stellantis Gurun telah menerima pelatihan khusus. Karyawan pabrik juga telah disertifikasi untuk menangani sistem kendaraan listrik bertegangan tinggi hingga 800V dengan aman, menunjukkan standar operasional yang tinggi.
Baca Juga: Kunci Digital vivo Kini Dukung Lexus ES 300h, Perluas Ekosistem Smart Car
Dengan dimulainya perakitan lokal Leapmotor di Malaysia, Stellantis tidak hanya memperkuat rantai pasok regionalnya tetapi juga berkontribusi pada ekosistem kendaraan listrik di Asia Tenggara. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan industri otomotif di Malaysia dan kawasan ASEAN secara keseluruhan.








Leave a Comment