PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, Telin, tidak hanya menghadirkan forum strategis digital di Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025, tetapi juga menegaskan komitmennya pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam penyelenggaraan BATIC edisi ke-10 yang akan berlangsung di Bali International Convention Center, The Westin Resort, Bali, Telin mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam pelaksanaan acara. Salah satu langkah konkret adalah pengukuran jejak karbon dari perjalanan para peserta dan kompensasinya melalui penanaman pohon mangrove.
Telin menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari upaya menuju netralitas karbon sekaligus dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mangrove dipilih karena memiliki peran penting dalam menyerap emisi karbon, menjaga ekosistem pesisir, serta melindungi wilayah pantai dari abrasi.
CEO Telin, Budi Satria Dharma Purba, menyatakan bahwa keberlanjutan adalah aspek penting dari setiap inovasi digital yang diusung. “Selama satu dekade terakhir, kami menyaksikan BATIC tumbuh dalam skala, keragaman, dan dampak, merefleksikan transformasi cepat di lanskap digital dan telekomunikasi. Tema tahun ini, ‘Igniting Tomorrow’s Digital Evolution’, mencerminkan ambisi berkelanjutan kami: mendorong kolaborasi, inovasi, dan mempercepat kemajuan lintas batas,” ujarnya dalam siaran pers.
BATIC 2025 hadir dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang nyata. Melalui langkah ini, Telin menunjukkan bahwa transformasi digital tidak bisa dilepaskan dari upaya menjaga keberlanjutan alam.
Selain sesi konferensi, BATIC juga mengadakan beragam kegiatan sosial seperti Charity Fun Run dan Gala Dinner yang bertujuan mempererat hubungan antar peserta. Dengan demikian, BATIC 2025 bukan hanya wadah kolaborasi bisnis dan teknologi, tetapi juga sarana nyata untuk menciptakan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan.
Langkah Telin ini sekaligus menegaskan peran TelkomGroup sebagai digital telco yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, sejalan dengan strategi Save Our Planet dalam kerangka ESG.
BATIC 2025 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Bali International Convention Center, The Westin Resort, Bali. Acara ini akan menghadirkan lebih dari 1.500 peserta yang mewakili 500 perusahaan dari 40 negara. Kehadiran peserta dalam jumlah besar ini mempertegas posisi BATIC sebagai salah satu konferensi digital paling berpengaruh di Asia Pasifik, sekaligus menandai momentum penting satu dekade kontribusinya bagi transformasi digital kawasan.
Sebagai informasi, BATIC pertama kali digelar pada tahun 2010 sebagai ajang yang diinisiasi oleh Telin untuk mempertemukan pelaku industri telekomunikasi global di Bali. Sejak saat itu, BATIC berkembang pesat dari forum regional menjadi konferensi internasional yang melibatkan ratusan perusahaan lintas negara. Setiap edisi menghadirkan tema yang relevan dengan perkembangan industri digital, mulai dari konektivitas, layanan cloud, hingga teknologi masa depan, menjadikannya salah satu konferensi paling bergengsi di kawasan ini.
Baca Berita BATIC tahun 2024 lalu : BATIC 2024: Konferensi Telekomunikasi Global Berakhir Sukses dengan Sentuhan Keindahan dan Budaya Bali







Leave a Comment