Hisense secara resmi memperkenalkan ponsel membaca terbarunya, Hisense A10, yang hadir dengan pendekatan desain unik: layar E-Ink 6,13 inci di bagian depan dan panel LCD sekunder magnetik yang bisa dilepas-pasang di bagian belakang. Inovasi ini menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat membaca premium tanpa kehilangan fungsionalitas smartphone modern untuk konten berwarna.
Dilansir dari (anzhuo.cn), Hisense A10 merupakan evolusi menarik dari lini ponsel E-Ink Hisense. Dengan layar depan bertekstur kertas 6,13 inci, perangkat ini memanjakan mata untuk sesi membaca panjang, mencatat, hingga latihan soal ujian. Sensasi membacanya diklaim selembut kertas fisik, menjadikannya teman ideal bagi pelajar dan pembaca digital.
Baca Juga:
- Realme Narzo 100x 5G Resmi Meluncur 15 Juli: Baterai 8.000 mAh, Layar 144Hz
- BSNL Luncurkan Ponsel Satelit di India: Bisa Telepon Tanpa Sinyal, Harga Rp21 Juta
Desain Modular: E-Ink Depan, LCD Lepas-Pasang di Belakang
Bagian paling mencolok dari Hisense A10 adalah sistem magnetik LCD sekunder di punggung ponsel. Saat membutuhkan tampilan berwarna—entah untuk membaca komik digital, menelusuri galeri foto, atau scrolling media sosial—cukup tempelkan panel LCD ke bagian belakang. Begitu selesai, lepaskan dan A10 kembali menjadi ponsel E-Ink tipis yang nyaman digenggam untuk membaca.
Konsep dua-dalam-satu ini menjawab keluhan klasik pengguna E-Ink: layar hitam-putih memang nyaman untuk teks, tapi bermasalah saat harus menampilkan gambar, video, atau antarmuka aplikasi berwarna. Dengan pendekatan modular, Hisense menghindari kompromi antara kenyamanan membaca dan kebutuhan visual modern.

Baca Juga:
Spesifikasi Jeroan: Android 16, Chip 4nm, 5G
Di sektor performa, Hisense A10 tidak main-main. Ponsel ini mengusung chip Qualcomm 8-inti berbasis fabrikasi 4nm yang dipadukan dengan sistem operasi Android 16. Dukungan 5G dual-mode dan Wi-Fi 6 juga hadir sebagai standar konektivitas modern.
Hisense juga menyediakan opsi pembelian versi dasar tanpa LCD sekunder bagi pengguna yang hanya membutuhkan ponsel E-Ink murni. Ini menjadi kabar baik untuk kalangan minimalis, mahasiswa, atau profesional yang fokus pada produktivitas membaca dan menulis tanpa distraksi layar berwarna.
Target Pasar dan Potensi di Indonesia
Dengan kombinasi E-Ink dan LCD modular, Hisense A10 membidik tiga segmen utama: pelajar yang membutuhkan perangkat membaca dan mencatat bebas distraksi, pekerja ringan yang menginginkan ponsel kedua untuk dokumen dan email, serta kutu buku digital yang mendambakan Kindle berfitur smartphone. Di Indonesia, pasar ponsel E-Ink memang masih niche, namun kehadiran LCD sekunder bisa menjadi daya tarik tambahan bagi pengguna yang ragu beralih sepenuhnya ke layar hitam-putih.
Hisense belum mengumumkan tanggal rilis resmi maupun harga untuk A10. Namun melihat spesifikasi yang dibawa, perangkat ini tampaknya akan diposisikan sebagai flagship di lini ponsel membaca Hisense. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.









Leave a Comment