InfraNexia menyiapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menyukseskan gelaran balap di Sirkuit Mandalika. Penyediaan kapasitas jaringan berskala besar ini dihadirkan guna memperkuat kesiapan infrastruktur digital MotoGP Mandalika 2026 dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan trafik data yang diproyeksikan mencapai 195 Gbps.
Konektivitas jaringan yang dihadirkan InfraNexia mencakup tujuh area utama di kawasan sirkuit, yaitu Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, Pit Building, serta sejumlah titik pendukung di kawasan Mandalika. Kebutuhan layanan data dan internet tersebut ditopang langsung oleh Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang terintegrasi, lengkap dengan skema automatic rerouting melalui rute cadangan guna memastikan keandalan jaringan tetap berada pada status zero-downtime.

Direktur Network Telkom Budi Satria Dharma Purba menyatakan, “Dalam event berskala internasional seperti MotoGP, konektivitas merupakan bagian dari infrastruktur pendukung yang harus siap ketika seluruh aktivitas mulai berjalan secara bersamaan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kesiapan dan keandalan layanan di setiap titik yang memiliki kebutuhan berbeda,”
Untuk menguji keandalan sistem dan layanan secara langsung sebelum ajang dimulai, InfraNexia bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melaksanakan agenda rehearsal serta serangkaian pengujian teknis. Langkah ini memastikan keandalan infrastruktur digital MotoGP Mandalika 2026 dapat melayani seluruh kebutuhan selama acara berlangsung.

Direktur Operations InfraNexia Suharyoto menjelaskan, “Kami melakukan persiapan secara bertahap, mulai dari aktivasi dan integrasi layanan, pengujian infrastruktur, hingga optimalisasi coverage dan parameter jaringan. Dengan proses tersebut, kami ingin memastikan connectivity tetap siap mendukung kebutuhan operasional, media, maupun stakeholder selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026.”
Suharyoto juga menambahkan, “Bagi kami, peran infrastruktur digital adalah memastikan berbagai aktivitas yang membutuhkan konektivitas dapat berjalan dengan baik, tanpa harus menjadi pusat perhatian. Ketika seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar dan tetap terhubung, di situlah infrastruktur menjalankan perannya dengan baik,”
Baca juga:









Leave a Comment