Katalog Elektronik Versi 6.0 LKPP untuk Revolusi e-Purchasing Pemerintah

e katalog terbaru versi 6 lkpp

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadaan barang dan jasa pemerintah, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berkolaborasi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk meluncurkan Katalog Elektronik Versi 6.0.

Peluncuran yang berlangsung di Jakarta ini menandai era baru dalam sistem e-Purchasing di Indonesia, dengan menghadirkan fitur-fitur inovatif yang dirancang untuk mempermudah proses pengadaan.

Acara peluncuran dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Kepala LKPP Hendrar Prihadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia FM Venusiana R.

“Katalog Elektronik Versi 6 mewakili langkah maju yang signifikan dalam upaya kami untuk meningkatkan layanan sistem pengadaan secara elektronik kepada pengguna,” ujar Hendrar Prihadi, yang akrab disapa Hendi.

Versi terbaru ini menjanjikan kemampuan untuk memonitor proses pengadaan dengan lebih baik, menawarkan transparansi harga, spesifikasi produk, dan visual produk yang dapat diakses oleh publik. “Kami harap fitur baru juga akan meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses transaksi pengadaan,” tambah Hendi.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia, FM Venusiana R., menyatakan bahwa Katalog Elektronik versi 6 dirancang sebagai platform digital yang memudahkan proses pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah.

Venusiana menekankan bahwa dengan daftar produk yang telah melewati verifikasi dan penilaian, sistem pengadaan diharapkan menjadi lebih kompetitif, menguntungkan baik pembeli maupun penjual, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Katalog ini saat ini sedang diterapkan secara pilot di lima Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, termasuk Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan target pengembangan yang diharapkan rampung pada akhir tahun ini.

“Seluruh K/L/PD sudah dapat menggunakannya,” kata Hendi tentang target penggunaan Katalog Elektronik Versi 6.0.

Pemerintah mengundang semua pihak untuk menjelajahi dan memanfaatkan fitur-fitur baru yang ditawarkan, dengan harapan besar bagi pengadaan barang/jasa pemerintah dan pembangunan bangsa.

Menteri Abdullah Azwar Anas mengapresiasi tim LKPP atas pengembangan sistem ini, menyatakan bahwa sistem tersebut telah sejalan dengan sistem di KemenpanRB, yang turut berpengaruh terhadap nilai reformasi birokrasi.

Baca juga: Telkom Indonesia Catat Kinerja Keuangan Positif di 2023 dengan Pendapatan Rp149,2 Triliun

Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 ini menandai langkah penting dalam upaya pemerintah untuk memodernisasi sistem pengadaan barang dan jasa, menjanjikan era baru yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan pengadaan pemerintah.



Info tech paling update! Ikuti kami di WhatsApp Channel & Google News, Jadilah bagian komunitas kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Informasi Lebih cepat!

X
Mau selalu update? Aktifkan Notifikasi sekarang juga! OK No thanks