Kolaborasi Telkom–Fortinet Dorong Inovasi Bersama untuk Prioritas Keamanan Siber Nasional

Ahmad

No comments
Kolaborasi Telkom–Fortinet
VP Global Strategic Partnership & Synergy Arfianto Ramadhian (kanan) saat memberikan cinderamata kepada Director Fortinet Indonesia Edwin Lim (kiri) pada acara seremoni penandatanganan MoU antara Telkom dan Fortinet di Bandung, pada Selasa (25/11). (Photo Courtesy of Telkom Indonesia)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat fondasi digital Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan keamanan siber global Fortinet, Inc. (Fortinet). Kerja sama ini tak hanya soal integrasi teknologi, tapi juga membuka ruang inovasi jangka panjang untuk menjawab berbagai prioritas keamanan siber nasional yang semakin kompleks.

Telkom–Fortinet Perkuat Fondasi Keamanan Siber Indonesia

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis yang sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital nasional. Dengan meningkatnya serangan siber serta ekspansi penggunaan cloud, IoT, dan platform digital di berbagai sektor, kebutuhan akan solusi keamanan yang lebih kuat menjadi semakin mendesak.

Dalam kemitraan ini, Fortinet akan menyediakan dukungan melalui solusi keamanan siber terintegrasi mencakup IoT, cloud, hingga infrastruktur digital. Portofolio Fortinet seperti next-generation firewalls, SASE, switches, dan access points akan terhubung dengan layanan digital milik Telkom untuk menghadirkan solusi yang lebih aman dan siap pakai di berbagai industri.

Salah satu poin penting dari kolaborasi ini adalah komitmen keduanya untuk memperluas ruang inovasi bersama. Langkah tersebut mencakup pengembangan teknologi keamanan untuk sektor-sektor strategis seperti pemerintahan, layanan keuangan, telekomunikasi, hingga korporasi.

Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, menegaskan keselarasan visi ini: “Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk inovasi bersama jangka panjang guna mengatasi prioritas keamanan siber nasional yang terus berkembang,” ujar Edwin.

Hal ini menandakan bahwa kerja sama Telkom dan Fortinet bukan hanya sebatas integrasi layanan, namun juga mencakup co-creation teknologi baru berbasiskan AI serta sistem keamanan yang mampu beradaptasi terhadap dinamika serangan digital yang semakin canggih.

Baca juga: Telkom Salurkan 111.500 GB Kuota Internet ke 21 Sekolah 3T, Wujud Komitmen Digiland Run 2025

Solusi Terintegrasi untuk Mendukung B2B Connectivity+

Bagi Telkom, kemitraan ini juga menjadi bagian penting dari penguatan portofolio Connectivity+ yang menyasar segmen Business to Business (B2B). Integrasi SD-WAN dan teknologi keamanan Fortinet memungkinkan Telkom memberikan solusi jaringan yang lebih aman, luwes, dan berkinerja tinggi.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi pijakan kuat untuk mempercepat transformasi digital nasional. “Cybersecurity dan SD-WAN merupakan pilar utama dari kebutuhan perusahaan modern, dan kolaborasi dengan Fortinet memungkinkan kami untuk meningkatkan nilai yang kami berikan kepada pelanggan,” kata Seno.

Dengan semakin banyaknya perusahaan di Indonesia yang mengadopsi hybrid work, cloud computing, serta digital operations, kebutuhan terhadap keamanan jaringan berlapis pun terus meningkat. Melalui kolaborasi ini, Telkom memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi digital yang dapat diandalkan oleh berbagai sektor.

Penguatan SDM Melalui Pelatihan Teknologi Fortinet

Selain teknologi, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam kolaborasi ini. Melalui program pelatihan berbasis teknologi Fortinet, Telkom menyiapkan talenta digital yang memiliki kompetensi lebih kuat dalam penanganan dan pengelolaan keamanan siber.

Pelatihan ini akan mendukung kebutuhan industri terhadap spesialis keamanan siber sekaligus meningkatkan kapasitas nasional dalam menjaga infrastruktur digital.

Kemitraan Telkom dan Fortinet bukan hanya memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, namun juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Dengan adanya integrasi teknologi kelas dunia, peningkatan SDM, serta ruang inovasi bersama, solusi yang dikembangkan ke depan diharapkan dapat menjawab tantangan keamanan siber yang terus berkembang.

Kolaborasi strategis ini mempertegas bahwa ketahanan digital Indonesia tidak hanya dibangun dari perangkat keras dan teknologi, tetapi juga dari sinergi, inovasi, dan komitmen jangka panjang antara pelaku industri.

Baca juga: Lensa Invoice: Cara Telkom Akses Percepat Administrasi Proyek dengan RPA & AI

Penutup

Dengan semua langkah ini, kolaborasi Telkom–Fortinet menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia. Fokus pada inovasi jangka panjang menjadikan kerja sama ini lebih dari sekadar integrasi teknologi—melainkan investasi besar untuk masa depan keamanan siber nasional.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment