Transformasi digital remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) memasuki tahap baru. PT Finnet Indonesia (Finnet) menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memperkuat sistem pembayaran digital yang terintegrasi, aman, dan inklusif. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempermudah proses pengiriman uang PMI kepada keluarga di Indonesia sekaligus memperluas inklusi keuangan nasional.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di Gedung Bidakara 2, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si., jajaran pejabat KP2MI, Direktur Utama Finnet Rakhmad Tunggal Afifuddin, serta Direktur Business & Marketing Finnet Aziz Sidqi.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital layanan PMI, khususnya dalam penguatan sistem pembayaran digital yang terintegrasi dengan platform layanan KP2MI. Sebagai bagian dari ekosistem digital TelkomGroup, Finnet berperan sebagai penyelenggara sistem pembayaran yang menyediakan infrastruktur dan solusi transaksi digital.
Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menegaskan bahwa digitalisasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja migran.
“Dengan menggandeng Finnet, proses remitansi Pekerja Migran Indonesia kepada keluarga di tanah air dapat menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja migran Indonesia.” ungkap Dzulfikar.
Remitansi PMI selama ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Dana yang dikirimkan pekerja migran menjadi penopang kebutuhan keluarga sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah. Oleh karena itu, penguatan sistem pembayaran yang andal dinilai penting untuk memastikan akses layanan keuangan yang berkelanjutan selama masa penempatan PMI.
Dalam kolaborasi ini, Finnet menyediakan infrastruktur sistem pembayaran digital yang akan terintegrasi ke dalam platform layanan KP2MI. Integrasi tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan efisien, mulai dari pengelolaan remitansi hingga pemanfaatan layanan keuangan lainnya.
Direktur Utama Finnet Rakhmad Tunggal Afifuddin menyampaikan bahwa penguatan ekosistem pembayaran menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inklusi keuangan.
Berita lain : Tata Kelola Jadi Senjata Utama Fintech, Finnet Raih Predikat Trusted Company CGPI 2025
“Finnet terus mengembangkan ekosistem pembayaran yang terintegrasi dan inklusif untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya dalam mengakses layanan keuangan secara aman dan efisien. Transformasi digital kami yakini sebagai kunci dalam memperkuat inklusi keuangan, sekaligus sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,”.
Selain mendukung remitansi, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan layanan digital KP2MI dan meningkatkan literasi keuangan bagi PMI. Finnet sebelumnya telah mendukung berbagai layanan publik dan BUMN melalui solusi pembayaran digital, termasuk pengembangan jaringan agen collection dan optimalisasi kanal digital.
Ke depan, sinergi Finnet dan KP2MI diharapkan mampu memperluas pemanfaatan ekosistem pembayaran digital nasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi PMI, keluarga, dan perekonomian Indonesia.
Berita lain : Finnet Dorong Ekspansi QRIS ke Jepang, Buka Akses Transaksi di 35 Merchant Negeri Sakura







Leave a Comment