Samsung Galaxy A07s sudah nangkring di katalog resmi Samsung Indonesia dengan banderol Rp2.799.000 untuk varian 4 GB/64 GB. Tapi ada satu hal yang bikin calon pembeli harus mikir dua kali: ponsel ini penerus Galaxy A07, dan perubahan yang dibawa tergolong tipis. Alih-alih artikel peluncuran, ulasan ini lebih berguna kalau dibaca sebagai panduan sebelum uang Rp2,8 juta keluar dari kantong.
Kelebihan paling menonjol ada di sisi software. Galaxy A07s langsung jalan di Android 16 dengan One UI 8, lalu dapat jaminan enam kali pembaruan sistem operasi utama. Dihitung dari Android 16, artinya ponsel ini berhak naik sampai Android 22. Pembaruan keamanan juga dijanjikan enam tahun, sampai 31 Agustus 2032. Di kelas Rp2 jutaan, komitmen sepanjang ini masih jarang, dan buat kamu yang ogah ganti HP tiap dua tahun, poin ini bobotnya besar.

Dapur pacunya MediaTek Helio G99+, terdiri dari dua inti Cortex-A76 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz, ditemani GPU Mali-G57 MC2. Ini sebenarnya penyegaran dari Helio G99 biasa, jadi jangan berharap lonjakan performa. Untuk media sosial, chat, video, dan game kasual sampai menengah, tenaganya masih cukup. Satu pembaruan kecil yang layak dicatat: RAM-nya sudah LPDDR5, sementara Galaxy A07 masih LPDDR4X. Penyimpanan 64 GB berjenis UFS 2.2, lebih gesit dibanding eMMC.

Masalahnya, layar jadi titik kompromi paling terasa. Panelnya PLS LCD 6,7 inci beresolusi HD+ 720 x 1600 piksel dengan kerapatan 262 ppi dan refresh rate 90 Hz. Angka 90 Hz memang bikin scrolling terasa lebih halus, tapi resolusinya masih di bawah standar ponsel sekelas yang sudah Full HD+, dan panel LCD membuat warna hitam tidak sepekat AMOLED. Kalau kamu sering nonton film atau baca teks panjang di HP, ini perlu dipertimbangkan serius.
Soal kapasitas, 64 GB terasa sempit karena menurut data Samsung ruang yang benar-benar bisa dipakai cuma sekitar 46 GB. Kabar baiknya, slot microSD-nya khusus, jadi kamu tetap bisa pakai dua kartu SIM sekaligus sambil menancapkan kartu memori sampai 2 TB. Fitur ini tidak semua ponsel di kelas harga sama menyediakannya. RAM 4 GB sendiri masih cukup untuk pemakaian ringan, tapi bakal terasa sesak kalau kamu tipe yang buka belasan aplikasi sekaligus.
Di sektor kamera, konfigurasinya sederhana: sensor utama 50 MP f/1.8 dengan PDAF dan flash LED, ditemani sensor kedalaman 2 MP f/2.4 yang cuma bertugas membantu efek blur di foto potret. Tidak ada ultrawide, tidak ada lensa tele. Kamera depan 8 MP f/2.0 cukup untuk video call dan selfie santai. Rekaman video mentok di 1080p 30fps. Untuk memotret dokumen, makanan, dan momen harian, hasilnya memadai, tapi jangan berharap banyak untuk foto malam.
Baterainya 5.000 mAh dengan pengisian cepat 25 W. Kapasitas ini sudah standar di kelas entry-level, bahkan beberapa pesaing sudah menyodorkan 6.000 mAh atau lebih. Kombinasi layar HD+ yang hemat daya dan chipset efisien biasanya tetap cukup untuk pemakaian seharian. Bodi ponsel setebal 7,6 mm dan berbobot 188 gram, terbilang ringan untuk baterai sebesar itu, dengan sertifikasi IP54 yang tahan debu terbatas dan cipratan air, meski bukan untuk direndam.
Yang paling sering dikeluhkan justru soal kelengkapan fitur. Galaxy A07s tidak punya NFC, padahal fitur ini krusial buat isi saldo e-money, bayar tol, dan transaksi nirsentuh lain. Jaringan juga mentok di 4G LTE tanpa 5G. Speaker-nya mono, bukan stereo. Sensor giroskop pun tidak ada, jadi game yang butuh kontrol gerak atau aplikasi kompas bisa jalan kurang optimal. Tidak ada infrared juga. Sebagai gantinya, tersedia jack audio 3,5 mm, Quick Share, dan Smart Switch.
Kesimpulannya, Galaxy A07s paling masuk akal buat kamu yang cari HP Samsung pertama, ponsel untuk orang tua atau anak, atau perangkat kerja ringan yang ingin dipakai panjang karena update OS-nya panjang. Tapi kalau kebutuhanmu menuntut layar tajam, NFC untuk pembayaran, atau tenaga buat game berat, dana Rp2,8 juta ini lebih baik diarahkan ke ponsel lain di rentang harga serupa. Dan kalau bisa berhemat, Galaxy A07 yang spesifikasinya nyaris sama masih jadi alternatif yang masuk akal.

Berikut rangkuman spesifikasinya:
| Sektor | Spesifikasi Samsung Galaxy A07s |
|---|---|
| Layar | PLS LCD 6,7 inci, HD+ (720 x 1600 piksel), 90 Hz, 262 ppi |
| Chipset | Mediatek Helio G99+ (Octa-core: 2x 2.2 GHz + 6x 2.0 GHz), Mali-G57 MC2 |
| Memori | RAM 4 GB LPDDR5, Internal 64 GB UFS 2.2 (Tersedia 46 GB), MicroSD khusus hingga 2 TB |
| Kamera Belakang | 50 MP utama (f/1.8) + 2 MP sensor kedalaman (f/2.4) |
| Kamera Depan | 8 MP (f/2.0) |
| Baterai | 5000 mAh, pengisian daya cepat 25W |
| Dimensi & Fisik | 167.4 x 77.4 x 7.6 mm, 188 gram, sertifikasi IP54, jack 3.5mm |
| Dukungan Sistem | Pembaruan OS 6 kali (Android 16 ke Android 22), keamanan hingga 31 Agustus 2032 |
| Ketiadaan Fitur | Tanpa NFC, tanpa infrared, tanpa wireless charging, tanpa kamera ultrawide |
| Harga | Rp 2.799.000 |
Baca juga:








Leave a Comment