Selisih skor LiveBench antara model kecerdasan buatan terbaik asal Tiongkok dan Amerika Serikat menyempit menjadi 3% pada 5 Oktober. DeepSeek V4.1 Flash skor LiveBench menjadi sorotan setelah model tersebut mencatatkan 81,1 poin dan menduduki peringkat keenam dalam peringkat global.
Menurut Bloomberg Intelligence, keunggulan performa perusahaan AI AS atas pesaing Tiongkok turun ke level terendah sepanjang sejarah. Penyempitan terjadi dari sekitar 9% pada bulan Mei dan 15% pada awal tahun ini. Skor tertinggi Anthropic di LiveBench berada di angka 83,4 poin.
Robert Lea, Analis Senior Bloomberg Intelligence, menyebut pencapaian tersebut “dapat disejajarkan dengan sistem AI terkemuka dari Anthropic dan OpenAI.” Ia menambahkan bahwa kondisi ini “semakin memunculkan pertanyaan tentang apakah dominasi teknologi AS di bidang AI dapat dipertahankan dalam jangka panjang.”
DeepSeek merilis V4.1 Flash pada bulan September. Sebelumnya, model penalaran R1 DeepSeek mencetak terobosan pada 2025. Meski demikian, hanya 3 dari 15 model teratas yang dipilih LiveBench berasal dari Tiongkok.
Kebangkitan teknologi model Tiongkok didorong oleh pendalaman keahlian AI serta kemampuan peneliti mengoptimalkan model bagi perangkat keras domestik.









Leave a Comment