64,5% UMKM Dikelola Perempuan, Telkom Hadirkan SOBIZ untuk Perkuat Daya Saing Digital

Dewita

No comments
Telkom SOBIZ
OVP Enterprise Marketing Regional Management Telkom Reni Yustiani (kedua dari kanan) resmi memperkenalkan program Sobat Indibiz (SOBIZ) dalam rangkaian program Kartini BISA Fest yang digelar beberapa waktu lalu. (Image Courtesy of Telkom Indonesia)

Kontribusi perempuan dalam sektor UMKM di Indonesia ternyata bukan angka kecil. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat sekitar 64,5% atau setara 37 juta pelaku UMKM dijalankan oleh perempuan. Angka ini menjadi dasar kuat bagi PT Telkom Indonesia (Telkom) untuk menghadirkan solusi konkret melalui peluncuran program Sobat Indibiz (SOBIZ).

Program ini diperkenalkan dalam rangkaian Kartini BISA Fest sebagai langkah strategis Telkom dalam memperluas akses ekonomi digital bagi perempuan, khususnya pelaku UKM dan ibu rumah tangga.

Telkom menilai bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah percepatan transformasi digital yang semakin masif.

OVP Enterprise Marketing Regional Management Telkom Reni Yustiani mengatakan bahwa SOBIZ merupakan bagian dari upaya Telkom menghadirkan solusi digital yang berdampak langsung.

“Perempuan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui pemanfaatan peluang usaha berbasis digital,” ujar Reni.

Program SOBIZ dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan ekonomi digital yang membuka peluang bagi perempuan untuk menjadi agen pemasaran layanan Indibiz.

Melalui peran ini, peserta dapat memperoleh penghasilan tambahan sekaligus memperluas jaringan usaha melalui ekosistem digital Telkom.

Indibiz sendiri merupakan solusi digital dari Telkom yang menyasar segmen usaha menengah dengan berbagai layanan, mulai dari konektivitas, pemasaran digital, hingga operasional bisnis berbasis teknologi.

Dengan pendekatan ekosistem, Telkom mencoba menghadirkan solusi yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada penguatan kapasitas pelaku usaha.

Program SOBIZ juga dilengkapi dengan berbagai dukungan seperti pelatihan, pendampingan, serta akses ke komunitas UKM.

Baca juga: Telkom Perkenalkan Agentic AI by BigBox untuk Otomasi Proses Bisnis dan Integrasi Data

Langkah ini dinilai penting mengingat masih banyak pelaku UMKM perempuan yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan ekosistem digital.

Salah satu peserta, Lina, menyambut baik kehadiran program ini. Ia melihat adanya peluang baru yang bisa dimanfaatkan untuk menambah sumber pendapatan.

“Jangan pernah bergantung pada satu sumber pendapatan,” ujar Lina mengutip pernyataan dari pengusaha Warren Buffet.

Telkom menekankan bahwa teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat konektivitas, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi.

Melalui SOBIZ, perusahaan berupaya menciptakan ruang tumbuh baru bagi perempuan agar lebih mandiri, produktif, dan mampu bersaing di era digital.

Di sisi lain, langkah ini juga mencerminkan strategi Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional yang lebih inklusif.

Dengan melibatkan perempuan sebagai bagian dari rantai ekonomi digital, Telkom tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang lebih merata.

Program SOBIZ terbuka bagi masyarakat luas, dan proses pendaftarannya dapat dilakukan secara online melalui laman resmi yang telah disediakan.

Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada sejauh mana pelaku UMKM mampu memanfaatkan peluang yang ditawarkan, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.

Namun, kehadiran SOBIZ setidaknya menjadi salah satu langkah konkret dalam menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di kalangan pelaku usaha perempuan di Indonesia.

Baca juga: TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Perkuat Ruang Digital Aman bagi Anak

Dengan kombinasi antara akses teknologi, pelatihan, dan peluang bisnis, SOBIZ berpotensi menjadi katalis dalam mendorong UMKM perempuan naik kelas di era ekonomi digital.

Pada akhirnya, inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat menciptakan dampak sosial yang nyata.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Dewita

Teknologi itu adalah karya seni! semakin diikuti semaki tidak ada habisnya. Tertarik dengan dunia Smartphone khususnya Android

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment