Telko  

Teknologi IoT di Sektor Pertanian: Kolaborasi Agree dan Agroobot Meningkatkan Produktivitas Petani

ioT pertanian
ilustrasi

Teknologi digital IoT milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang terintegrasi pada platform Agree dari Leap-Telkom Digital, turut memberikan manfaat bagi para pelaku usaha di sektor pertanian, salah satunya pada DAB Subur, perusahaan agrobisnis yang fokus pada budi daya komoditas serai wangi.

Agree bekerja sama dengan PT Agroobot Bangun Negeri (Agroobot) dalam mengimplementasikan penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memonitor kondisi tanah dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan pupuk yang sesuai takaran.

Melalui kolaborasi ini, perangkat IoT yang diimplementasikan oleh DAB Subur adalah Agrooscan, sebuah perangkat monitoring yang memasukkan alat ke tanah untuk pengecekan unsur hara tanah yang akan dibudidayakan.

Hasilnya dapat dilihat dan dipantau secara real-time dan akurat melalui smartphone pengguna, sehingga petani DAB Subur dapat mengetahui kondisi tanah sebelum diolah sehingga penggunaan pupuk bisa lebih efisien yang berujung pada meningkatnya hasil produksi yang berkualitas.

Teknologi digital yang diberikan oleh Agree, termasuk teknologi Agroobot, membuat DAB Subur dapat memvalidasi profil petani dan lahan yang dimilikinya.

Selain itu, pihaknya juga lebih mudah memantau segala aktivitas pertanian dan melihat kebutuhan sarana produk pertanian hingga penggunaan modal. Melalui Agree Modal, para petani mendapat akses yang lebih mudah dengan lembaga keuangan terpercaya dalam hal permodalan.

Dalam platform Agree, DAB Subur juga dapat melihat kepastian jadwal panen, pencatatan besaran hasil panen, dan transaksi minyak yang telah dilakukan. Tak hanya itu saja, dengan adanya dukungan teknologi Agree Smart Farming, DAB Subur bisa mendapatkan kejelasan kondisi lahan petani dan kemudahan menentukan penggunaan pupuk yang sesuai dikarenakan pengecekan unsur tanah yang tepat.

Selain itu, Agree juga tidak hanya sebagai tools, tetapi turut membantu mengawal kesuksesan program budidaya serai wangi DAB Subur bersama mitra binaan existing dan para offtaker lain di program Sereh Wangi.

Berita Lainnya:

Kolaborasi antara Agree dengan DAB Subur yang melalui pemanfaatan teknologi IoT merupakan salah satu upaya Telkom untuk mengakselerasi ekosistem digital di sektor pertanian.

Kerja sama ini turut membawa terobosan bagi petani Indonesia dan menjadi bukti bahwa petani di tanah air siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada. Hal ini sejalan dengan misi Telkom yaitu mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan di segala sektor.

Hingga tahun 2022, Agree telah digunakan oleh lebih dari 75 ribu petani, peternak, dan pembudidaya. Agree juga telah menjalin kolaborasi dengan lebih dari 251 mitra perusahaan agrobisnis atau offtaker dan buyer.

Sebagai bagian dari Leap-Telkom Digital yang Sebagai bagian dari Leap-Telkom Digital yang memayungi produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia.

Agree diharapkan dapat terus berperan dalam mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia demi mengakselerasi terwujudnya kedaulatan digital nasional yang sejalan dengan target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan adanya teknologi digital IoT yang terintegrasi pada platform Agree dari Leap-Telkom Digital, para pelaku usaha di sektor pertanian dapat memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses budi daya tanaman.

Keterlibatan teknologi digital dalam sektor pertanian juga sejalan dengan perkembangan industri 4.0 di Indonesia yang saat ini tengah gencar-gencarnya dilakukan untuk meningkatkan daya saing industri di tanah air.

Pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian juga dapat membuka peluang usaha baru, seperti pengembangan startup teknologi yang bergerak di sektor pertanian.

Dengan adanya startup teknologi yang bergerak di sektor pertanian, diharapkan dapat membantu para petani dalam memperoleh informasi yang lebih lengkap dan akurat tentang kebutuhan pertanian serta teknologi terkini yang dapat diaplikasikan pada pertanian mereka.

Dalam rangka mengembangkan sektor pertanian yang lebih maju dan berdaya saing, maka keterlibatan teknologi digital menjadi sangat penting. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di pasar global.

Dengan teknologi digital yang terus berkembang, diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian sehingga mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha di sektor pertanian dan negara secara keseluruhan.

agree ioT pertanian

Info tech paling update! Ikuti kami di WhatsApp Channel & Google News, Jadilah bagian komunitas kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Update Terbaru Langsung! OK No thanks