Mengenal Lebih Dekat Istilah High Camera Angle

  • Whatsapp
high camera angle adalah (2)

High Camera Angle adalah istilah untuk sudut pengambilan gambar dengan memposisikan kamera lebih tinggi dari dari obyek yang akan diambil gambarnya. Arah pengambilan gambarnya bisa dari depan, samping, maupun belakang.

Untuk sudut pengambilan gambar high angle yang sering dilakukan mencakup tiga hal, yaitu high angle shot, very high angle shot, serta overhead shot yang merupakan top angle.

Pengambilan gambar dengan metode high camera angle adalah jenis tangkapan gambar yang seringkali dimaksudkan untuk mengesankan lemahnya posisi obyek. Misalnya, tangkapan gambar bagi terdakwa eksekuti mati dalam sebuah persidangan, orang yang terbaring sakit, dan lain sebagainya. Selain fungsi di atas, tangkapan dengan high angle juga seringkali dilakukan untuk menciptakan kesan luas pada area tertentu.

Pengambilan gambar dengan metode high angle seringkali dilakukan dengan menggunakan peralatan portal jib, crane, dan semisalnya. Intinya, posisi kamera harus lebih tinggi dari obyek.

Perbedaan High Angle dan Bird’s Eye View Angle

Perlu diketahui bahwa high angle dan bird’s eye view angle merupakan metode penangkapan atau pengambilan gambar yang sama-sama memposisikan obyek lebih rendah dari posisi kamera yang akan melakukan penangkapan gambar.

Meskipun demikian, kedua jenis angle ini memiliki perbedaan yang sangat jelas, sebagaimana yang akan dijelaskan di bawah ini.

Bird’s Eye View Angle

Seperti namanya, sebenarnya teknik angle fotografi yang satu ini terinspirasi dari pandangan seekor burung yang sedang terbang tinggi. Bisa dibayangkan bagaimana luasnya jangkauan pandangan burung tersebut saat terbang di ketinggian.

Oleh karena itu, teknik pengambilan gambar ini mengharuskan posisi kamera sangat tinggi sehingga bisa melakukan penangkapan gambar dengan cakupan yang lebih luas. Contoh pengambilan gambar yang sering dilakukan menggunakan posisi ini yaitu pengambilan gambar sebuah kota atau area tertentu seperti hamparan persawahan.

Baca Juga : Cara Mengatasi Touchscreen Android Bergerak Sendiri

Agar proses hasil pengambilan atau penangkapan gambar sesuai keinginan, posisi kamera haruslah sangat tinggi, seperti pengambilan dari  atas gedung tinggi, lantai paling atas sebuah bangunan, pesawat dan semisalnya.

Di era teknologi canggih saat ini, pengambilan gambar dengan metode bird’s eye view angle lebih sering dilakukan dengan menggunakan drone. Dengan bantuan drone, berbagai obyek dengan tingkat kesulitan apapun jadi lebih mudah dilakukan.

Baca juga: Lupakan Kamera Besar Samsung S21 Ultra ! Oppo Akan Menyembunyikan Modul Kamera

High Angle

Metode high angle tidak sama dengan metode the bird’s eye view angle, meskipun sama-sama mengambil sudut dari ketinggian. Sebab, posisi ketinggian dengan metode high angle tidak sama dengan posisi ketinggian pada bird’s eye view angle.

Untuk objek manusia misalnya, kamera hanya diposisikan sedikit lebih dari kepala objek tersebut. Itulah sebabnya mengapa hasil tangkapan gambar nantinya menjadikan kepala objek terlihat lebih besar dari tubuh dan kaki, atau terlihat lebih meruncing seperti paku.

Penggunaan metode high camera angle akan menekankan ciri khas atau aktivitas objek tanpa menghilangkan latar belakang sekitarnya. Secara otomatis, orang-orang yang melihat hasil tangkapan gambar tersebut akan lebih terfokus pada objek ketimbang lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *