BPPTD Mempawah Atasi Tantangan Keamanan di Area 20 Hektar Berkat Integrasi 169 Kamera Antares Eazy

Ahmad

No comments
Ilustrasi kamera keamanan Antares Eazy
Ilustrasi kamera keamanan

Keamanan di area lembaga pendidikan dan pelatihan sering kali menjadi tantangan besar, terutama jika kompleks tersebut memiliki luas lahan yang masif. Inilah yang dialami Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Mempawah, sebuah pusat pelatihan di bawah Kementerian Perhubungan yang berdiri di atas lahan seluas 20 hektar. Dengan fasilitas yang tersebar di berbagai titik, sistem pengawasan konvensional yang mereka gunakan sebelumnya terbukti tidak lagi memadai.

Sebelum transformasi digital dilakukan, BPPTD Mempawah hanya mengandalkan sistem CCTV analog. Masalahnya, kamera-kamera tersebut hanya dapat dipantau langsung di lokasi unit masing-masing, sehingga pengawasan menjadi terbatas dan tidak terpusat. “Selama ini, kami masih mengandalkan sistem CCTV analog yang hanya dapat dipantau langsung di lokasi kamera masing-masing, sehingga pengawasan menjadi terbatas dan tidak terpusat,” ungkap Kepala BPPTD Mempawah Bambang Wahyu Hapsoro.

Selain keterbatasan teknologi, faktor geografis juga menjadi tantangan tersendiri. Terletak di kawasan tepi pantai Kalimantan Barat, BPPTD Mempawah menghadapi kondisi kelembaban udara yang tinggi. Situasi ini terbukti memengaruhi daya tahan kabel listrik yang menjadi penghubung kamera analog. Kelembaban mempercepat proses korosi, menurunkan kualitas isolasi kabel, dan meningkatkan risiko korsleting, sehingga mengganggu fungsi kamera dan menambah biaya perawatan.

Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, BPPTD Mempawah mulai melakukan transformasi digital dengan mengandalkan Antares Eazy dari Telkom Indonesia. Dalam implementasinya, sebanyak 169 unit kamera Eazy Cam IP Outdoor Pro dipasang di seluruh area strategis, lengkap dengan layanan Cloud Recording dan sistem pengawasan terpusat yang dapat diakses melalui Command Center, perangkat mobile, hingga website.

Teknologi plug-and-play yang dibawa Antares Eazy membuat proses instalasi berlangsung cepat dan minim gangguan. Dengan koneksi nirkabel dan rekaman berbasis cloud, kamera-kamera ini tidak lagi terpengaruh oleh masalah kabel listrik yang sebelumnya menjadi hambatan utama.

Hasilnya langsung terasa. “Setelah menggunakan Antares Eazy, kami merasakan perubahan yang signifikan. Kini, seluruh titik strategis dapat dipantau secara real-time dengan mudah. Kami pun dapat merespon lebih cepat jika ada insiden, dari yang sebelumnya perlu waktu lama menjadi kurang dari lima menit,” tambah Bambang.

Integrasi 169 kamera ke sistem Eazy Cam tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membuat pengelolaan operasional jauh lebih efisien. Dengan pengawasan terpusat dan rekaman yang aman di cloud, BPPTD kini dapat memonitor aktivitas lintas area secara menyeluruh tanpa keterbatasan infrastruktur lama.

EGM Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa menegaskan komitmen Telkom dalam mendukung digitalisasi di berbagai sektor. “Melalui Antares Eazy, Telkom Solution menghadirkan sistem pengawasan terintegrasi yang meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan secara real-time, sekaligus memperkuat langkah digitalisasi di berbagai sektor,” ujar Komang.

Keberhasilan BPPTD Mempawah dalam menguasai tantangan keamanan di area seluas 20 hektar menunjukkan bahwa solusi digital seperti Antares Eazy tidak hanya relevan, tetapi juga esensial untuk menjawab kebutuhan pengawasan modern di Indonesia.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment