Baterai solid-state sering disebut-sebut sebagai ‘holy grail’ teknologi baterai kendaraan listrik. Kini, Honda menggandeng startup baterai asal Amerika Serikat, QuantumScape, untuk mewujudkan impian tersebut.
Baca Juga: Gambar Resmi Geely Galaxy TT Edisi Hitam Dirilis, Jarak Tempuh 725 Km
Dilansir dari ITHome, kedua perusahaan mengumumkan kerja sama pengembangan baterai solid-state yang mencakup program multi-tahun. Fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan sel baterai solid-state serta proses manufaktur terkait.
Sebelumnya, Honda sudah melakukan evaluasi secara diam-diam terhadap teknologi milik QuantumScape. Ini menunjukkan keseriusan pabrikan Jepang tersebut dalam mengadopsi baterai generasi terbaru, meskipun pada saat yang sama Honda baru-baru ini membatalkan beberapa model kendaraan listrik generasi berikutnya dan menyesuaikan rencana platform 0 Series yang akan datang.
Baca Juga: Meksiko Luncurkan Olinia Uno, Mobil Listrik Terjangkau Mulai US$8.600
Namun, Honda tetap memandang elektrifikasi sebagai arah jangka panjang.
Baterai solid-state menggunakan elektrolit padat sebagai pengganti cairan, yang secara teori menawarkan keamanan lebih baik, pengisian lebih cepat, dan densitas energi lebih tinggi. Namun, komersialisasinya terbukti sangat sulit.
Inilah mengapa kolaborasi seperti ini menjadi krusial.
QuantumScape sendiri bukanlah pemain baru. Perusahaan ini memulai produksi uji coba sel lithium metal di San Jose pada awal tahun ini.
Menariknya, QuantumScape tidak berniat menjadi pemasok baterai tradisional. Mereka berencana melisensikan kekayaan intelektual dan proses manufaktur kepada produsen mobil, sebuah model bisnis yang berbeda dari umumnya.
Volkswagen Group adalah salah satu mitra dan investor utama QuantumScape.
Industri otomotif memang sudah lama melirik baterai solid-state. Toyota mulai mengumumkan investasi pada teknologi ini sejak 2010, dan General Motors saat ini sedang menguji sel solid-state di laboratorium baterainya.
Honda sendiri tak tinggal diam. Pabrikan ini sebenarnya sudah mengembangkan baterai solid-state dan sempat membuat prediksi agresif pada 2024.
Saat itu, Honda menyatakan bahwa baterai solid-state dapat mengurangi volume hingga 50%, mengurangi berat 35%, menurunkan biaya manufaktur 25%, dan memberikan jarak tempuh sekitar 1000 kilometer dalam sekali pengisian. Angka-angka ini menjadikan baterai solid-state jauh lebih efisien dibandingkan sel baterai eksisting.
Baca Juga: BYD Da Tang EV Segera Meluncur 17 Juni, SUV Listrik Mewah dengan Fitur Canggih
Ke depan, Honda memperkirakan pada tahun 2040 kendaraan listrik dengan baterai solid-state mampu menempuh jarak sekitar 1250 kilometer per pengisian. Dengan kolaborasi bersama QuantumScape, Honda berharap bisa mempercepat realisasi teknologi ini dan menghadirkan mobilitas listrik yang lebih praktis dan terjangkau.








Leave a Comment