Telkom Indonesia Imbau Waspada Lowongan Kerja Palsu, Berikut Tips Efektif

Lowongan kerja palsu telkom indonesia

Jakarta – Belakangan beredar informasi lowongan kerja palsu mengatasnamakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui akun media sosial.

Untuk itu, Telkom mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dengan segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, salah satunya terkait rekrutmen karyawan.

Info tech paling update! Ikuti kami di WhatsApp Channel & Google News, Jadilah bagian komunitas kami!

SGM HC Strategic Partner Telkom Indonesia, Sendy Aditya Kamesvara, memastikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Telkom menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab yang bisa merugikan banyak pihak dengan mengatasnamakan rekrutmen Telkom Indonesia.

“Saat ini, Telkom Indonesia dan anak perusahaannya yang tergabung dalam TelkomGroup sedang membuka lowongan kerja secara resmi pada Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2024, bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan FHCI. Informasi dan pendaftaran RBB dibuka melalui https://rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id/, selain dari laman tersebut harap untuk diwaspadai,” ujar Sendy.

Karenanya, Sendy mengajak masyarakat untuk lebih kritis, teliti, dan bijak dalam memilah informasi terkait undangan melakukan seleksi ataupun pengumuman rekrutmen, termasuk jika ada pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu kelulusan rekrutmen.

Masyarakat juga diminta waspada juga dengan info lowongan yang meminta sejumlah uang atau memungut biaya-biaya persyaratan lainnya.

“Telkom Indonesia tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen karena Telkom Indonesia telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016,” ungkap Sendy.

Lebih lanjut, Sendy menginformasikan bahwa seluruh informasi rekrutmen Telkom dibagikan melalui website resmi Telkom yaitu https://careers.telkom.co.id/ dan akun media sosial resmi @livingintelkom maupun akun resmi anak perusahaan Telkom lainnya.

Apabila menemukan informasi rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, masyarakat dapat mengabaikannya dan diharapkan untuk tidak meneruskan atau menyebarkan pesan yang memuat informasi palsu tersebut. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi akun media sosial @livingintelkom.

Tips Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Di tengah peringatan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengenai informasi lowongan kerja palsu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara menghindari penipuan semacam ini.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mengidentifikasi dan menghindari lowongan kerja palsu:

  1. Periksa Sumber Resmi: Pastikan informasi lowongan kerja berasal dari situs web resmi perusahaan. Untuk Telkom Indonesia, informasi rekrutmen sah hanya tersedia di https://rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id/ dan https://careers.telkom.co.id/, serta akun media sosial resmi @livingintelkom.
  2. Hati-hati dengan Permintaan Biaya: Telkom Indonesia tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen. Jika ada lowongan yang meminta kamu untuk membayar sejumlah uang, besar kemungkinan itu adalah penipuan.
  3. Periksa Alamat Email: Waspadai alamat email yang digunakan untuk komunikasi. Alamat email resmi perusahaan biasanya menggunakan domain perusahaan tersebut, bukan layanan email gratis.
  4. Hindari Janji Pasti Diterima: Jika ada yang menjanjikan kelulusan atau penempatan kerja dengan mudah, tanpa proses seleksi yang ketat, itu patut dicurigai sebagai penipuan.
  5. Lakukan Riset: Sebelum melamar, lakukan riset tentang perusahaan dan lowongan yang ditawarkan. Pastikan perusahaan tersebut memang ada dan lowongan yang diiklankan sesuai dengan informasi resmi.
  6. Gunakan Platform Rekrutmen Terpercaya: Mendaftar melalui platform rekrutmen terpercaya atau langsung ke situs resmi perusahaan dapat mengurangi risiko terkena penipuan.
  7. Jangan Berikan Informasi Pribadi: Hati-hati dalam memberikan informasi pribadi atau dokumen penting seperti KTP, NPWP, dan informasi bank sebelum kamu yakin bahwa proses rekrutmen tersebut sah.
  8. Waspadai Penawaran Melalui Pesan Instan atau Media Sosial: Penipu sering menggunakan media sosial atau pesan instan untuk menyebarkan penawaran palsu. Selalu verifikasi informasi tersebut melalui situs resmi atau kontak resmi perusahaan.

Baca juga: Kerjasama Telkom-Scala: Akselerasi Pertanian Digital Indonesia

Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat lebih waspada dan menghindari menjadi korban dari lowongan kerja palsu. Ingat, kesadaran dan kehati-hatian adalah kunci utama dalam menghadapi modus penipuan semacam ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Update Terbaru Langsung! OK No thanks