Lonjakan trafik digital selama libur Natal dan Tahun Baru (NATARU) kembali menjadi tantangan besar bagi ekosistem telekomunikasi nasional. Menyambut periode krusial NATARU 2025/2026, TelkomGroup memastikan seluruh layanan digital tetap berjalan andal dengan mengerahkan 13.700 personel siaga yang bertugas 24 jam nonstop di seluruh Indonesia.
Kesiapan ini ditegaskan melalui peninjauan langsung Posko TelkomGroup Siaga NATARU 2025/2026 di Telkom Regional III, Malang. Peninjauan tersebut dilakukan oleh jajaran Board of Directors dan Board of Commissioners TelkomGroup sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan aktivitas digital masyarakat selama musim libur panjang.
Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Nasional
Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menyampaikan bahwa periode Natal dan Tahun Baru selalu identik dengan peningkatan signifikan kebutuhan konektivitas. Aktivitas komunikasi, hiburan digital, transaksi online, hingga tingginya mobilitas masyarakat mendorong lonjakan trafik data yang perlu diantisipasi secara menyeluruh.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh kebutuhan konektivitas masyarakat dapat terpenuhi secara optimal, sehingga TelkomGroup dapat menghadirkan layanan prima dan mendukung setiap momen kebersamaan tanpa kendala yang signifikan,” ujar Dian saat memantau kesiapan personel Posko TelkomGroup Siaga NATARU 2025/2026.
Kapasitas Jaringan 23,2 Tbps dan Penguatan Infrastruktur
Untuk menopang lonjakan trafik tersebut, TelkomGroup menyiapkan infrastruktur jaringan dan IT tools yang beroperasi secara redundant. TelkomGroup mengandalkan 14 infrastruktur kabel laut domestik serta jalur trafik internasional melalui dua gateway utama di Batam dan Manado, dengan total kapasitas mencapai 23,2 Tbps atau meningkat sekitar 12% secara tahunan.
Penguatan jaringan akses juga dilakukan melalui optimalisasi lebih dari 4.000 BTS 5G Telkomsel yang tersebar di 56 kota di Indonesia. Langkah ini bertujuan menjaga kualitas layanan data tetap stabil, khususnya di wilayah dengan tingkat mobilitas dan konsumsi internet tinggi selama libur akhir tahun.
Ribuan Titik Strategis dalam Pengawasan Ketat
Selama periode NATARU, TelkomGroup memperkuat pengamanan layanan di 437 Point of Interest (POI) Mobile. Titik-titik tersebut mencakup kawasan wisata, pusat perbelanjaan, jalur mudik, rest area, bandara, pelabuhan, stasiun, kawasan permukiman, hingga rumah ibadah.
Selain itu, konektivitas digital untuk segmen enterprise dan layanan publik juga diperkuat di 1.665 POI guna memastikan operasional tetap berjalan tanpa gangguan di tengah arus mudik dan libur akhir tahun.
Seluruh aktivitas pemantauan jaringan dilakukan secara terpusat melalui 22 Posko Siaga NATARU 2025/2026 yang terdiri dari 9 posko utama dan 13 posko anak perusahaan. Seluruh posko beroperasi hingga 6 Januari 2026 dan terhubung langsung dengan Telkom Integrated Operation Center (TIOC).
Layanan Prima dan Komitmen kepada Masyarakat
Komisaris Independen Telkom Ira Noviarti menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan pada momen strategis ini sekaligus memanfaatkan periode NATARU untuk memperkuat posisi TelkomGroup di pasar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel TelkomGroup yang terlibat dalam pengawalan layanan selama NATARU 2025/2026.
Selain fokus pada operasional jaringan, TelkomGroup menghadirkan berbagai program dan penawaran khusus bagi pelanggan ritel, korporasi, enterprise, hingga UMKM. Di saat yang sama, TelkomGroup juga menjalankan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan bagi korban bencana serta dukungan alat produksi bagi UMKM binaan sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.
Melalui kesiapan jaringan, personel, dan layanan yang terintegrasi, TelkomGroup berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati momen libur Natal dan Tahun Baru dengan konektivitas digital yang aman, nyaman, dan andal di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: Dari Marketplace ke Ekosistem: PaDi UMKM Masuk Fase Baru Pengadaan Nasional









Leave a Comment