BlackBerry Akan Rilis Smartphone 5G Flagship Berbasis Android

  • Whatsapp
Blackberry 5G Android

Blackberry dilaporkan sedang bersiap untuk meluncurkan sebuah handset baru dengan fitur flagship pada akhir tahun ini. Ponsel ini dikembangkan oleh OnwardMobility, yang sebelumnya telah memegang lisensi dari brand Blackberry.

Seperti yang dilansir TechRadar, smartphone Blackberry terbaru nantinya akan mendukung konektivitas 5G. Ponsel tersebut juga akan berjalan diatas sistem operasi Android. Lebih lanjut laporan itu turut menyebutkan bahwa ponsel ini akan ditujukan untuk pasar kelas pengguna perusahaan.

Bacaan Lainnya

“Saat ini lebih dari setengah populasi global memiliki smartphone, jadi pasarnya sangatlah besar. Apa yang hilang, bagaimanapun, adalah sebuah ponsel cerdas yang sangat aman dan bertitik tumpu pada produktivitas yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna perusahaan, pengguna pemerintah, dan konsumen  yang sadar akan keamanan, itulah celah yang ingin kami isi,” kata Peter Franklin, CEO OnwardMobility.

Hingga beberapa tahun yang lalu, BlackBerry merupakan salah satu perusahaan yang memimpin pangsa pasar smartphone dunia. Pangsa pasarnya terkikis dengan kedatangan Android yang memiliki harga lebih murah dan jauh lebih fleksibel.

Perusahaan memang mencoba melakukan comeback melalui pelepasan lisensi. Beberapa bulan kemudian, beberapa ponsel BlackBerry diluncurkan di pasar. Namun sayangnya ponsel – ponsel tersebut belum mampu mengulang kejayaan mereka. Tahun lalu, kemitraan mereka dengan TCL China juga berakhir.

Kemudian, perusahaan bekerja sama dengan OnwardMobility. OnwardMobility melalui Franklin awal tahun ini mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut telah menjalin kerja sama dengan FIH Mobile Limited, yang mana adalah unit produsen ponsel Android Foxconn.

Lebih jauh diia juga memaparkan bahwa ponsel BlackBerry selanjutnya akan tetap mempertahankan keyboard fisik, yang menjadi ciri khas dari BB. Dia juga menjanjikan “konektivitas top-of-the-line” dan “konektivitas 5G”. Menariknya, OnwardMobility telah berjanji ponsel tersebut akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2021.

Namun, laporan terbaru mengatakan bahwa rencana  tersebut telah ditunda. Hingga kini, belum ada kabar kapan ponsel ini secara resmi akan diluncurkan ke pasaran. Beberapa pengamat meyakini bahwa ponsel BlackBerry yang akan datang dengan keyboard bisa lebih mahal daripada ponsel unggulan BB yang diluncurkan sebelumnya.

Sebelumnya perusahaan asal Kanada ini baru saja menyampaikan pendapatan fiskal kuartal keempat mereka. Dalam laporan tersebut mereka mengalami penurunan pendapatan dari tahun ke tahun yang dialami oleh bisnis perangkat lunak, keamanan dan industri otomotif yang kini juga mereka jamah.

BlackBerry melaporkan pada hari Selasa untuk periode yang berakhir 28 Februari 2021, dengan perusahaan menunjukkan pendapatan $ 210 juta, turun dari $ 282 juta setahun yang lalu, dengan pendapatan yang disesuaikan sebesar $ 215 juta, turun dari $ 291 juta.

Namun, analis BNN David George-Cosh, menganggap bahwa dalam laporan ada sebuah kemajuan stabil yang harus pula dipertimbangkan.

 “Ini adalah tipikal sebuah perusahaan yang sekarang terus menghasilkan arus kas dalam jumlah yang sangat stabil. Itu tidak akan menjadi berita utama yang kita semua ingat dari sepuluh tahun yang lalu ketika perusahaan itu adalah raksasa smartphone, sebelum diambil alih oleh Apple, tetapi ini adalah perusahaan perangkat lunak yang konsisten, “kata George-Cosh, dalam laporannya di BNN Bloomberg. (via)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *