Telkom University dan AirNav Kenalkan NOTAM Berbasis AI di AS

Ahmad

No comments

AirNav Indonesia berkolaborasi dengan Telkom University mengembangkan inovasi kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan navigasi penerbangan. Dalam forum keselamatan dan keamanan penerbangan di AS yang turut melibatkan Indonesia dan Filipina, AirNav Indonesia memperkenalkan solusi digital penyusunan warta penerbangan berbasis teknologi Large Language Model (LLM). Pemanfaatan sistem NOTAM Berbasis AI ini dirancang untuk mempermudah sekaligus mempercepat perumusan dokumen operasional bagi keselamatan ruang udara.

Dalam ekosistem penerbangan, Notice to Airmen (NOTAM) merupakan informasi yang memuat pemberitahuan mengenai kondisi maupun perubahan fasilitas, layanan, prosedur, hingga potensi bahaya. Informasi tersebut menjadi panduan krusial bagi maskapai, pilot, dan para pemangku kepentingan dalam menentukan keputusan teknis. Melalui penerapan kecerdasan buatan, sistem ini dirancang mampu memahami masukan operasional dalam bahasa sehari-hari, lalu menerjemahkannya secara otomatis ke dalam format baku sesuai ketentuan International Civil Aviation Organization (ICAO).

Penyusunan informasi penerbangan ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi dan ketepatan petugas di lapangan. Sebagai contoh, saat terdapat pekerjaan pemeliharaan landasan pacu, petugas navigasi cukup memasukkan data menggunakan bahasa sehari-hari. Sistem kemudian secara otomatis memformat data tersebut menjadi dokumen yang ringkas, spesifik, dan memenuhi regulasi internasional tanpa risiko kesalahan penulisan manual.

Baca Juga: Telkom Indonesia Tingkatkan Inovasi dengan Analitik Video Berbasis AI untuk Keamanan dan Efisiensi

Langkah pengembangan aplikasi NOTAM-AI sebelumnya telah ditandai dengan pelaksanaan soft launching dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 28 Juli 2025. Agenda tersebut bertempat di Kantor Pusat AirNav Indonesia yang berlokasi di Tangerang, Banten. Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dan bagian dari TelkomGroup, Telkom University mendorong hasil riset agar dapat diterapkan langsung pada sektor industri penerbangan.

“Bagi Telkom University, kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana hasil riset dan pengembangan teknologi di perguruan tinggi dapat memberikan solusi bagi kebutuhan industri. Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat secara langsung. Melalui pengembangan NOTAM berbasis AI bersama AirNav Indonesia, kami berharap teknologi ini dapat mendukung peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan layanan navigasi penerbangan, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi anak bangsa memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global,” ujar Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., Rektor Telkom University.

Pengenalan teknologi ini di kancah internasional membuka ruang pertukaran informasi teknologi dengan berbagai pihak. Meski integrasi sistem terus dimatangkan melalui kerja sama strategis ini, penerapan teknologi NOTAM Berbasis AI tersebut diproyeksikan terus memperkuat akurasi operasional navigasi penerbangan sipil secara berkelanjutan.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment